Riset CSIS mencatat tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Joko Widodo- Jusuf Kalla pada 2017 mencapai 68,3%. Tingkat kepuasan publik ini naik tipis 1,8% dibandingkan 2016.
jokowi dan jk
Riset CSIS pada 23-30 Agustus 2017 mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi-JK capai 68,3%. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Survei terbaru dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS) mencatat tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Joko Widodo- Jusuf Kalla pada 2017 mencapai 68,3%. Tingkat kepuasan publik ini naik tipis 1,8% dibandingkan 2016. Pada 2016, tingkat kepuasan tercatat 66,5% dan pada 2015 sebesar 50,6%.

"Tingkat kepuasan publik terhadap pemerintah mengalami kenaikan dari tahun ke tahun," bunyi hasil riset CSIS yang dipublikasi Selasa (12/9).  (Baca: Jokowi Keluhkan Koran Jarang Menulis Prestasi Pemerintah)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Survei CSIS mengukur kepuasan publik terhadap pemerintah di bidang ekonomi, hukum, dan maritim. Kepuasan publik tertinggi di bidang maritim yang mencapai 75,5% pada 2017. Sementara tingkat kepuasan publik di bidang maritim pada 2016 dan 2015 ini masing-masing sebesar 63,9% dan 59,4%.

Di bidang maritim, tingkat keyakinan publik tertinggi terhadap program pemerintah dilihat dari komitmen membangun infrastruktur maritim yang mencapai 77,6%. (Lihat: SMRC: 69% Masyarakat Puas Terhadap Jalannya Demokrasi)

Tingkat kepuasan publik di bidang maritim lebih tinggi dibandingkan sektor hukum dam ekonomi. Kepuasan publik di bidang hukum pada 2017 mencapai 64% dan di bidang ekonomi pada 2017 mencapai 56,9%.

Tingkat kepuasan publik di bidang ekonomi meningkat dibandingkan 2016 yang tercatat sebesar 46,8%, dan pada 2015 hanya sebesar 30%. (Baca: Bicara Keterbukaan Medsos, Jokowi Singgung Pernikahan Raisa-Hamish)

Dari hasil survei, tingkat optimisme terhadap kemampuan pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat berada di level cukup optimis (63,7%). Begitu juga dengan tingkat optimisme terhadap kemampuan pemerintah meningkatkan pembangunan infrastruktur berada di level cukup optimis (70,2%).

Riset CSIS melibatkan 1.000 orang responden yang tersebar di 34 provinsi Indonesia pada 23-30 Agustus 2017. Riset dalam bentuk wawancara tatap muka menggunakan kuesioner terstruktur. Margin of error survei ini sebesar +/-3,1% pada tingkat kepercayaan 95%.

Sebelumnya, lembaga survei Indo Barometer merilis hasil survei 4-14 Maret 2017. Hasilnya, tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla sebesar 66,4%. Sementara survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMCR) pada 14-20 Mei 2017 mencatat bahwa sekitar 69% publik nasional puas terhadap jalannya demokrasi saat ini. 

Artikel Terkait
Penyebaran kabar bohong mengenai bangkitnya komunisme diduga terkait dengan kepentingan politik menjelang pemilihan presiden 2019.
"Jadi saat registrasi merek bisa mencatat juga di 5 atau 6 negara yang kita mau," ujar Airlangga
Polisi menyelidiki pria mencurigakan yang ditangkap saat Jokowi tiba di bandara Cirebon.