Pemerintah memberikan aturan yang ringan bagi para pengusaha UMKM untuk mengikuti program tersebut dengan tarif tebusan hanya 0,5 persen.
9
Sosialisasi Amnesti Pajak untuk UMKM
Foto ke 1 dari 9
Petugas pajak melakukan sosialisasi tax amnesty untuk UMKM di pusat perbelanjaan dan grosir tekstil, Thamrin City, Jakarta, Kamis (1/12). Arief Kamaludin|Katadata

Satu bulan menjelang berakhirnya periode kedua program pengampunan pajak (tax amnesty), Direktorat Jenderal Pajak (DJP) semakin gencar melakukan sosialisasi kepada para wajib pajak. Salah satu targetnya adalah para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pada Kamis (1/12), Ditjen Pajak menggelar acara sosialisasi amnesti pajak di pusat perbelanjaan dan grosir Thamrin City, Jakarta Pusat. Mengusung tema "Suara Pajak Sahabat UMKM", para petugas pajak melakukan sosialisasi dan mengajak para pelaku usaha di sana untuk mengikuti tax amnesty. 

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama mengatakan, pemerintah memberikan aturan yang ringan bagi para pengusaha UMKM untuk mengikuti program tersebut dengan tarif tebusan hanya 0,5 persen dari harta yang dilaporkan.

Menurut Yoga, UMKM merupakan penyumbang terbesar perekonomian Indonesia terbesar yakni sekitar 70 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). "Kami ingin mengajak yang ada di Thamrin City, kita punya kewajiban yang sama," katanya. Sebelumnya, Ditjen Pajak juga pernah menggelar sosialisasi tax amnesty di Pasar Tanah Abang, Jakarta.

Artikel Terkait
Pemerintah perlu menggenjot penerimaan pajak lantaran akan mengoptimalkan belanja pemerintah guna mendorong laju perekonomian.