Di Balik Pembukaan Spektakuler Asian Games 2018

Oleh Fitria Nurhayati, 21 Agustus 2018

Panggung raksasa berbentuk gunung disertai pertunjukan kolosal menarik perhatian dunia internasional.

Di Balik Pembukaan Spektakuler Asian Games 2018
Unduh Infografik
Share

Pesta olahraga terbesar se-Asia, Asian Games ke-18 resmi dibuka pada 18 Agustus 2018. Sebagai tuan rumah, Indonesia mempersembahkan upacara pembukaan spektakuler. Panggung raksasa berbentuk gunung selebar 130 meter dan tinggi 27 meter diisi beraneka flora khas Indonesia, serta air terjun setinggi 17 meter yang menampung 60 ton kubik air, menarik perhatian dunia internasional.

Pertunjukan ditampilkan dalam bentuk kolosal yang dibagi dalam lima segmen dengan muatan filosofis. Tari Ratoh Jaroe sebagai tarian pembuka merupakan gabungan tarian tradisonal Aceh, seperti Saman, Ratoeh Doek, Likoek Puloe, Ratep Meuseukat, dan Ratoeh Bantai. Tarian yang penuh semangat ini menjadi simbol penyambutan bagi tamu yang hadir. Segmen air dan bumi menampilkan kebesaran Indonesia sebagai negara bahari dan keanekaragaman tradisi yang dimiliki. Segmen api menunjukkan semangat generasi muda Indonesia. Sedangkan segmen energi Asia memperlihatkan kekuatan dan keberagaman generasi muda Asia. Total pertunjukkan melibatkan kurang lebih 4.000 penari.

Kemegahan pembukaan Asian Games 2018 digawangi tujuh sosok sentral. Wishnutama selaku Direktur Kreatif, Addie M.S dan Ronald Steven bertindak sebagai Komposer. Denny Malik dan Eko Supriyanto di posisi Koreografer, Dynand Fariz dan Rinaldy Yunardi sebagai perancang kostum. Kolaborasi mereka berhasil menciptakan pertunjukan yang memukau dan menuai banyak pujian.

Presiden Joko Widodo menargetkan Indonesia masuk 10 besar dengan raihan minimal 16 medali emas. Target ini naik sedikitnya 7 peringkat dari Asian Games 2014 di posisi ke-17 dengan 4 emas, 5 perak, dan 11 perunggu. Untuk membuka peluang Indonesia naik peringkat, pencak silat, paralayang, panjat tebing, jetski, dan bridge ditambahkan dalam 40 cabang yang dipertandingkan. Kementerian Pemuda dan Olahraga juga telah menyiapkan bonus sebesar Rp 1,5 miliar bagi atlet peraih medali emas.