Memahami Cara Buat Proposal Usaha Beserta Bagian yang Wajib Ada

Annisa Fianni Sisma
2 Desember 2022, 12:05
Cara Buat Proposal Usaha
Freepik
Ilustrasi, seseorang membuat perencanaan bisnis.

Untuk mendapatkan modal usaha, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah membuat proposal usaha. Oleh karena itu, pengusaha dalam usaha mikro, kecil, maupun menengah, wajib mengetahui cara buat proposal usaha yang tepat dan sesuai dengan ketentuan, agar lolos dan mampu menerima modal usaha dari pemilik modal dalam seleksinya.

Untuk memahami lebih lanjut terkait cara buat proposal usaha, berikut ini rincian yang perlu dilakukan dan diperhatikan beserta penjelasannya melansir dari hubster.co.id.

1. Buat Pendahuluan

Cara buat proposal usaha maupun proposal pada umumnya adalah membuat pendahuluan. Pendahuluan mencakup latar belakang dan permasalahan yang ingin disampaikan kepada calon investor.

Pengusaha wajib menyertakan fakta dan visi misi dalam bagian ini. Pasalnya, investor ingin mengetahui hal apa yang menjadi faktor utama dalam pengajuan dana serta cita-cita pengusaha dalam membuat modal usaha.

Oleh karena itu, pastikan untuk menggambarkan jenis usaha, kriteria usaha, hal yang sudah dicapai dan cita-cita usaha yang akan diraih dalam proses pendirian usaha ini.

2. Mencantumkan Profil Perusahaan

Hal utama yang paling menjadi prioritas dalam cara buat proposal usaha adalah profil perusahaan. Profil perusahaan menunjukkan identitas pengusaha dan identitas usaha yang sedang dijalankan.

Setidaknya terdapat tiga poin penting yang harus dimuat dalam profil usaha. Pertama yakni jenis usaha, nama perusahaan lengkap, lokasi usaha. Namun, berikan pula desain logo sebagai merek yang menjadi merek usaha.

Informasi ini dapat memudahkan investor mengenali bagaimana usaha yang akan di modalnya. Investor juga dapat melihat potensi keuntungan yang diperoleh saat melakukan penanaman modal.

3. Buat Struktur Organisasi Perusahaan

Hal penting berikutnya dalam cara buat proposal usaha adalah struktur organisasi perusahaan. Berikan struktur organisasi yang jelas dan mudah dipahami tanpa bagan yang terlalu rumit.

Cukup buat bagan sederhana yang menyertakan nama lengkap serta nama jabatan masing-masing pihak yang akan menjalankan usaha ini. Jika perusahaan memiliki organisasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan, maka investor pun sudah memahami sistem dalam perusahaan telah berjalan dengan baik.

Selain itu, investor pun tahu pihak-pihak yang akan berhubungan langsung dengannya untuk mempertanggungjawabkan dana yang diinvestasikan. Hal ini tentu menjadi sangat penting.

4. Penjelasan Produk

Cara buat proposal usaha berikutnya adalah membuat bagian penjelasan produk usaha. Produk tersebut harus jelas identitasnya. Contohnya, jika produk berupa alat tulis kantor, makanan, minuman, alat berat, kain, atau yang lain sebagainya, maka harus dijelaskan secara lengkap di dalamnya.

Tak hanya mengenai identitas produk, pengusaha juga wajib menjelaskan kelebihan serta kelemahan produk agar detail produk semakin mudah dipahami. Jika pemodal memahami produk yang dijual dan memiliki ketertarikan terhadapnya, maka semakin besar peluang pengusaha untuk memperoleh modal dari investor tersebut.

5. Penentuan Target Market

Selain keempat hal di atas, hal penting dalam cara buat proposal usaha adalah menentukan target market. Pengusaha harus mengetahui sasaran yang ingin dicapai.

Contohnya, jika produk yang dijual adalah alat tulis kantor, maka target market yang ia inginkan adalah sebuah perusahaan kantoran atau instansi yang membutuhkannya. Ini penting untuk dicantumkan karena investor ingin melihat potensi pasar yang disediakan.

6. Menyusun Strategi Promosi dan Pemasaran

Setiap propsal yang baik dan benar tentu memiliki strategi promosi dan pemasaran yang jelas. Strategi ini perlu dijabarkan agar investor mengetahui seberapa besar kemungkinan dan upaya yang dilakukan pengusaha untuk membuat usaha ini berhasil.

Pelaku usaha juga dapat menunjukkan kreativitasnya melalui strategi promosi yang ditawarkan. Hal ini pun dapat menjadi poin tambahan dan memperbesar peluang pengusaha mendapatkan investor tersebut.

7. Menyusun Laporan Keuangan

Cara buat proposal usaha berikutnya adalah menyertakan laporan keuangan yang lengkap dan mudah dipahami. Laporan keuangan ini diperlukan agar pemodal memahami kondisi keuangan perusahaan. Laporan keuangan ini nantinya perlu dilampirkan dalam proposal usaha yang akan diajukan.

Jika laporan keuangan telah tercantum pada proposal usaha, maka investor pun dapat melihat bagaimana pergerakan keuangan yang terjadi dalam perusahaan tersebut. Investor juga dapat menganalisis terkait kemampuan pengelolaan keuangan pengusaha terhadap bisnis yang sedang dijalankan itu.

8. Penutup dan Lampiran yang Diperlukan

Setelah memenuhi beberapa pembahasan di atas, maka bagian penutup dan lampiran pun turut menjadi penting. Bagian penutup dan lampiran dalam cara buat proposal usaha ini akan menyajikan gagasan tentang alasan kuat mengapa investor tepat untuk memberikan modal usahanya kepada pebisnis.

Cantumkan kata-kata yang sesuai agar pebisnis pun mendapatkan modal yang diinginkan. Sertakan juga beberapa lampiran yang diperlukan. Lampiran tersebut seperti Surat Izin Usaha atau sertifikat kompetensi yang relevan.

Sekian penjelasan tentang cara buat proposal usaha yang baik dan benar. Dapat diketahui bahwa proposal usaha yang lengkap akan memperbesar peluang pengusaha mempercayai pengusaha dan melihat potensi usaha tersebut berkembang atau tidak.

 

Editor: agung
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait