Tren Kenaikan UMP 5 Tahun Terakhir, Jakarta Naik Tertinggi Rp 1,2 Juta

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj.
Ilustrasi. Jakarta memiliki UMP tertinggi dalam lima tahun terakhir.
Penulis: Agustiyanti
21/11/2023, 13.23 WIB

Kementerian Ketenagakerjaan memberikan batas terakhir kepada pemerintah daerah untuk mengumumkan upah minimum provinsi atau UMP 2024 paling lambat pada hari ini, Selasa (21/11). Jika mengacu formula yang ditetapkan pemerintah dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi dan inflasi nasional tahun depan, kenaikan UMP maksmal hanya sebesar 4,36%. Bagaimana sebenarnya tren kenaikan UMP dalam lima tahun terakhir?

Berdasarkan data yang dihimpun Katadata.co, id, rata-rata UMP secara nasional naik sekitar 28% dalam lima tahun terakhir. Rata-rata UMP Indonesia pada 2018 tercatat sebesar Rp 2,27 juta per bulan, sedangkan pada 2023 naik menjadi Rp 2,9 juta. 

Kenaikan UMP paling rendah tercatat pada masa pandemi Covid-19 yakni hanya mencapai 0,57% dari Rp 2,67 juta pada 2020 menjadi Rp 2,68 juta pada 2021. Sedangkan kenaikan UMP paling tinggi terjadi pada 2020 sebesar 8,97% dari Rp 2,5 juta menjadi Rp 2,7 juta. 

Bagaimana dengan kenaikan UMP setiap provinsi?

Kenaikan UMP paling tinggi dalam lima tahun terakhir terjadi di DKI Jakarta mencapai Rp 1,25 juta atau 34%. UMP Jakarta naik dari Rp 3,65 juta menjadi Rp 4,9 juta. Kenaikan UMP Jakarta paling tinggi meski rata-rata pertumbuhan ekonomi ibu kota maupun inflasi bukan yang paling tinggi di antara provinsi lainnya.  

Pertumbuhan ekonomi Jakarta tertinggi dalam lima tahun terakhir mencapai 6,23% pada 2019, sedangkan terendah yakni negatif 2,36% pada 2020 saat pandemi Covid-19. Inflasi tertinggi di Jakarta terjadi pada 2022 sebesar 4,21%. Namun, inflasi Jakarta sempat berada di bawah 2% pada tahun 2020- 2021.

Secara persentase, kenaikan UMP tertinggi sebenarnya terjadi di Yogyakarta mencapai 36%. UMP Yogyakarta merupakan yang terendah di antara seluruh provinsi sebesar Rp 1,45 juta naik menjadi Rp 1,98 juta. Meski naik paling tinggi secara persentase, UMP Yogyakarta merupakan kedua terendah setelah Jawa Tengah. 

Kenaikan UMP tertinggi kedua dicatatkan oleh Sulawesi Tengah yang mencapai 32,26%. UMP di Sulawesi Tengah naik dari Rp 1,95 juta menjadi Rp 2,6 juta. Sulawesi Tengah menjadi salah satu provinsi dengan pertumbuhan paling tinggi dalam lima tahun terakhir. 

Ekonomi Sulawesi Tengah rata-rata tumbuh di atas 10% dalam lima tahun terakhir. Ekonomi Sulawesi Tengah hingga kuartal III 2023 mencapai 13,06%, melemah dibandingkan ekonomi sepanjang 2022 yang tumbuh 15,17%. Sementara pada 2021, ekonomi Sulawesi Tengah tumbuh 11,7%. 

Ekonomi Sulawesi Tengah bahkan masih berhasil tumbuh 4,86% saat ekonomi Indonesia terkontraksi akibat pandemi Covid-19 pada 2020. Setahun sebelumnya, ekonomi wilayah ini tumbuh 8,83% setelah tahun sebelumnya melesat hingga 20%. 

 Adapun UMP Maluku Utara yang mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia dalam tiga tahun terakhir ini  mencatatkan rata-rata kenaikan UMP sebesar 28%. UMP Maluku Utara naik dari Rp 2,32 juta menjadi Rp 2,98 juta.

Pertumbuhan ekonomi Maluku Utara pada kuartal III 2023 mencapai 25,13%. Ekonomi Maluku Utara juga tumbuh mencapai 22,94% pada 2022 dan tumbuh 16,79% pada 2021. Ekonomi Maluku Utara juga berhasil tumbuh 4,92% pada 2020 saat pandemi Covid-19, setelah tumbuh 6,13% pada 2019.

Meski UMP tertinggi berada di Jakarta yang berada di Pulau Jawa, empat provinsi di Pulau Jawa memiliki terendah pada tahun lalu di antara 34 provinsi di Indonesia. UMP Jawa Tengah pada 2023 merupakan yang terendah yakni Rp 1,96 juta, naik 32% dalam lima tahun terakhir. Sementara itu, UMP Jawa Barat berada di posisi ketiga terendah yakni sebesar Rp 1,99 juta, naik 28% dalam lima tahun terakhir. Jawa Timur memiliki UMP terendah keempat di Indonesia sebesar Rp 2,04 juta, naik 35% dalam lima tahun terakhir. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.