Menkop Tenten Ingin Undur Target Sertifikasi Halal UMKM

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/Spt.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki melihat Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal tidak mungkin membuat semua Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah memiliki sertifikat halal pada semua produknya.
Penulis: Andi M. Arief
Editor: Agustiyanti
8/3/2024, 19.54 WIB

Berdasarkan data aplikasi SiHalal yang diolah Kantor Staf Presiden (KSP), produk bersertifikasi halal di Indonesia menunjukkan tren peningkatan selama empat tahun terakhir.

Produk bersertifikasi halal hanya tercatat 59,40 ribu produk pada 2020, kemudian meningkat menjadi 315,66 ribu pada 2021 dan 704,98 ribu pada 2022. Jumlah produk yang disertifikasi halal  pada 2023 hingga September bahkan naik dua kali lipat mencapai 1,42 juta produk.

Melansir laman resmi Wapres RI, Maruf mengatakan, konsumsi umat Islam sedunia untuk makanan halal pada 2021 mencapai US$1,27 triliun dan diramalkan akan mencapai US$1,6 triliun pada 2025. Sementara investasi di bidang sektor makanan halal hampir mencapai US$4 miliar pada 2020-2021.

“Gaya hidup halal kini menjangkau populasi dunia terlepas dari agama atau kepercayaannya. Ini karena produk halal identik dengan terjaminnya kebersihan, keamanan, dan kesehatan suatu produk. Hal ini tentu akan memacu permintaan dunia akan produk halal ke depan,” kata Maruf.

Halaman:
Reporter: Andi M. Arief