Nilai Transaksi Koperasi Merah Putih Capai Rp 56,6 Miliar, Jual Apa Saja?

ANTARA FOTO/Irfan Anshori/wsj.
Warga berbelanja produk sembako saat ujicoba operasional di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Pasirharjo Kecamatan Talun, Blitar, Jawa Timur, Selasa (2/6/2026).
Penulis: Kamila Meilina
14/7/2026, 13.34 WIB

Nilai transaksi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) telah mencapai Rp 56,68 miliar sepanjang 2026 (year to date). Produk pupuk menjadi komoditas dengan nilai transaksi paling besar.

Melansir laman resmi Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) pada Selasa (14/7) pukul 10.25, volume transaksi koperasi telah mencapai 53.767 transaksi, dengan nilai transaksi sebesar Rp 56,68 miliar.

Dari sisi permodalan, total simpanan pokok koperasi mencapai Rp 41,53 miliar, sedangkan simpanan wajib sebesar Rp 10,40 miliar.

Pupuk Mendominasi Transaksi Kopdes

Data Simkopdes menunjukkan produk pertanian masih menjadi tulang punggung aktivitas bisnis koperasi. Dua komoditas pupuk menempati posisi teratas berdasarkan nilai maupun volume transaksi.

Produk dengan nilai transaksi terbesar adalah Pupuk NPK Phonska, dengan volume transaksi mencapai 8.178.733 dan nilai transaksi sekitar Rp 15,09 miliar. Di posisi kedua terdapat Pupuk Urea N 46% dengan volume 6.206.984 dan nilai transaksi sekitar Rp 11,27 miliar.

Selain pupuk, kategori barang lainnya juga mencatat transaksi yang cukup besar dengan nilai sekitar Rp 7,93 miliar. Selain sarana produksi pertanian, koperasi juga aktif memperdagangkan berbagai kebutuhan pokok masyarakat.

Berdasarkan data Simkopdes, berikut ini sepuluh produk dengan nilai transaksi terbesar:

  • Pupuk NPK Phonska: volume transaksi 8.178.733, nilai transaksi sekitar Rp 15,09 miliar.
  • Pupuk Urea N 46%: volume transaksi 6.206.984, nilai transaksi sekitar Rp 11,27 miliar.
  • Barang Lainnya: volume transaksi 527.417, nilai transaksi sekitar Rp 7,93 miliar.
  • Minyak Goreng Bimoli 2L: volume transaksi 606, nilai transaksi sekitar Rp 3,63 miliar.
  • Beras Medium SPHP 5 Kg: volume transaksi 55.175, nilai transaksi sekitar Rp 2,45 miliar.
  • Beras: volume transaksi 27.008, nilai transaksi sekitar Rp 1,14 miliar.
  • Sunco Minyak Goreng Pouch 2L: volume transaksi 11.419, nilai transaksi sekitar Rp 505,99 juta.
  • Gas LPG 3 Kg: volume transaksi 25.615, nilai transaksi sekitar Rp 480,52 juta.
  • Gula KTM 1 Kg: volume transaksi 16.204, nilai transaksi sekitar Rp 284,78 juta.
  • Filter Surya Merah 12: volume transaksi 10.358, nilai transaksi sekitar Rp 272,84 juta.

Dashboard Simkopdes juga memperlihatkan progres pembangunan gerai Koperasi Merah Putih. Hingga 13 Juli 2026 pukul 08.35 WIB, terdapat 38.053 lahan yang diajukan untuk pembangunan gerai.

Dari jumlah itu, 35.870 telah terverifikasi, terdiri atas 486 gerai yang belum memulai pembangunan, 19.458 gerai yang masih dalam proses pembangunan, dan 15.926 gerai yang telah selesai atau mencapai progres 100%. Sementara itu, 2.183 lokasi masih menunggu proses verifikasi.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Kamila Meilina