Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid menegaskan tidak akan memberi izin pembangunan Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih di atas lahan sawah. Ini alasannya.
Pemerintah meluncurkan aturan baru yang mensyaratkan pembentukan Kopdes Merah Putih sebagai prasyarat pencairan tahap kedua dana desa, dengan tujuan mengoptimalkan pengelolaan dan pemanfaatan dana.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengumumkan bahwa 60 ribu Kopdes Merah Putih akan dibangun dengan desain seragam, dan 20 ribu disesuaikan secara lokal, dengan target operasional di awal 2026.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono meminta dukungan DPR RI untuk mendorong Kementerian BUMN memproduksi pangan olahan, menunjang operasi Kopdes Merah Putih
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengindikasikan penyelesaian aturan baru yang mengatur skema pinjaman PT Agrinas Pangan Nusantara kepada Himbara dengan jaminan pemerintah
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengungkapkan bahwa sekitar 100 unit Kopdes Merah Putih telah beroperasi sejak Juli 2025, mendukung ekonomi dan infrastruktur lokal.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengungkapkan program Kopdes Merah Putih telah menyerap setidaknya 681 tenaga kerja hingga pertengahan September 2025.
Seluruh Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih atau KDMP baru siap beroperasi pada Maret 2026. Sehingga, target pengoperasian 80.000 unit KDMP mundur dari sasaran awal pada bulan ini.
Program Koperasi Desa (Kopdes) dan Koperasi Kelurahan (Kopkel) Merah Putih dianggap vital dalam mendorong ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat kemandirian ekonomi
Menko Pangan Zulkifli Hasan menyebut Indonesia akan membutuhkan pasokan pangan dalam jumlah besar ketika program MBG sudah menjangkau 83 juta penerima.