Longgarkan Kebijakan Masker, Kasus Covid-19 di Amerika Melonjak

ANTARA FOTO/REUTERS/Gaelen Morse/HP/dj
Sejumlah anak memakai masker sementara orang dewasa tidak memakainya di Real Ice Cream Johnson saat pembatasan akibat wabah penyakit virus corona (COVID-19) dicabut di seluruh negara bagian, di Columbus, Ohio, Amerika Serikat, Kamis (3/6/2021).
Penulis: Yuliawati
10/8/2021, 15.19 WIB

Kurva Covid-19 di Amerika Serikat melonjak dalam satu pekan terakhir dengan rata-rata tambahan kasus baru di atas 100 ribu per harinya. Sejak 3 Agustus hingga 9 Agustus, tambahan kasus Covid-19 di Amerika sebanyak 815 ribu.

Lonjakan tambahan kasus harian di atas 100 ribu ini berkontribusi pada kenaikan angka rawat inap dan kematian sampai 40%. Secara akumulasi, jumlah kasus corona di Amerika paling banyak di dunia yang  menginfeksi 36,78 juta orang. 

Varian Delta merupakan penyebab melonjaknya kasus Covid-19 di Amerika. Pakar epidemiologi AS, Anthony Fauci, memperkirakan lonjakan kasus bisa mencapai 200 ribu per hari.

Fauci menyarankan protokol kesehatan seperti mengenakan masker, berjaga jarak dan mencuci tangan untuk menghentikan penularan Covid-19. Vaksinasi di Amerika Serikat yang mencapai angka di atas 58% tak cukup menghentikan penularan virus.

Sejak Mei lalu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika atau CDC mengimbau penerima vaksin tak perlu memakai masker di tempat umum. Beberapa negara bagian di AS seperti Hawaii, Louisiana, Nevada, dan Washington DC membebaskan penggunaan masker bagi mereka yang menerima vaksin.

Namun, lonjakan kasus Covid-19 belakangan ini membuat CDC kembali menarik kebijakannya. CDC merekomendasikan penggunaan masker bagi semua orang, baik yang sudah atau belum menerima vaksin.

"CDC merekomendasikan orang yang divaksinasi lengkap memakai masker di tempat umum dan dalam ruangan untuk membantu mencegah penyebaran varian Delta, dan melindungi orang lain," kata CDC Director Rochelle Walensky dikutip dari CNBC International.



Beberapa negara mengikuti imbauan tersebut seperti California, Connecticut, Hawaii, Illinois, New York, hingga Washington mewajibkan warganya untuk mengenakan masker di tempat umum.

Bila warga AS abai dalam menerapkan protokol kesehatan seperti masker, bahkan dapat mengancam varian Delta bermutasi. “Jika Anda membiarkan virus beredar bebas dan tidak mencoba menghentikannya, cepat atau lambat Anda akan mendapatkan varian lain yang bisa lebih bermasalah dari Delta,” kata Fauci.

Infografik_Mutasi lanjutan corona varian delta (Katadata)


Penyumbang bahan: Akbar Malik Adi Nugraha