Jokowi Buka Potensi Indonesia Masuk BRICS, India Bicarakan Kriteria

ANTARA FOTO/REUTERS/Adriano Mach
Presiden China Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Brazil Jair Bolsonaro, Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa berfoto bersama saat mereka tiba untuk KTT BRICS di Brasilia, Brazil, Kamis (14/11/2019).
Penulis: Ira Guslina Sufa
18/8/2023, 06.38 WIB

Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar menilai mesti ada kriteria dan standar untuk menentukan negara mana yang bisa bergabung dengan aliansi perdagangan BRICS, yang terdiri atas Brazil, Rusia, India, China, Afrika Selatan. Hal itu disampaikan Subrahmanyam di tengah keinginan sejumlah negara untuk bergabung dengan BRICS termasuk Indonesia. 

"Kami berpandangan positif tentang hal ini, namun kami tentu meyakini bahwa harus ada sejumlah kriteria dan standar untuk keanggotaan (BRICS)," kata Jaishankar seperti dikutip dari Antara, Jumat (18/8) 

Menurut dia, hal-hal penting untuk perluasan keanggotaan adalah cara memastikan sifat dasar BRICS dan membuat sejumlah langkah serta ukuran tertentu untuk pengajuan keanggotaan baru aliansi tersebut. Standar ini menurut dia akan menjadi alat ukur untuk menilai potensi dar negara yang ingin bergabung. 

Namun, menurut Jaishankar, perluasan keanggotaan BRICS sejauh ini belum dibahas dalam tingkat pejabat pemerintah negara-negara BRICS. Dia menyebutkan bahwa sejumlah negara telah menyampaikan keinginan bergabung dengan BRICS, yang tahun ini diketuai oleh Afrika Selatan dan akan menggelar KTT pada 22-24 Agustus di Johannesburg.

Surat kabar India belum lama ini melaporkan bahwa pada KTT BRICS nanti, ada lima negara yang bakal diterima menjadi anggota baru organisasi tersebut. Kelimanya adalah Argentina, Mesir, Indonesia, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.

Presiden Joko Widodo pada 7 Agustus lalu menyatakan baru akan memutuskan kemungkinan Indonesia bergabung dengan kelompok ekonomi negara-negara berkembang itu. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sebelumnya mengatakan Jokowi berencana mengunjungi Afrika Selatan dalam waktu dekat, Namun, ia enggan memastikan apakah kunjungan Jokowi itu dilakukan guna menghadiri KTT BRICS.

Reporter: Antara