Donasi Baju Bekas, Sadari Sedari Bantu Pendidikan Indonesia
Banyak cara untuk menggalang donasi guna membantu sesama. Salah satunya dengan mengumpulkan pakaian bekas layak pakai untuk dijual kembali dalam acara bazar seperti yang dilakukan komunitas Sadari Sedari.
Founder Sadari Sedari Nabilah Kushaflyki (23) mengatakan ide mengumpulkan baju bekas pakai itu awalnya muncul saat ia sedang merapikan lemari pakaian. "Saat pindah untuk kuliah di Bandung dan merapikan pakaian, tiba-tiba sadar ternyata banyak pakaian bagus tapi jarang terpakai," kata dia di Lapangan Banteng, Jakarta, (22/6).
Bila pakaian tersebut disumbangkan, ia khawatir penerima donasi tidak tepat sasaran. Oleh karena itu, Nabilah memilih untuk menjual pakaian bekasnya, sementara keuntungan yang ia peroleh sepenuhnya disumbangkan untuk kegiatan pendidikan anak asuh.
(Baca: Berkat Donasi Digital, Masjid Serap Kenaikan Infaq)
Di sisi lain, Nabilah juga melihat adanya masalah limbah tekstil. Langkah ini dinilai dapat mengurangi limbah tekstil saat memproduksi pakaian baru. "Akhirnya muncul ide Sadari Sedari," ujarnya.
Sadari Sedari saat ini memiliki 35 adik asuh yang diberikan donasi untuk biaya sekolah setiap bulan. Selain itu, organisasi ini juga turut menyumbang dana renovasi sekolah dan pembangunan sekolah di pedalaman Sulawesi Tengah.
Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) KE-492, Sadari Sedari turut serta dalam bazaar yang digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Dia berharap, dengan keikutsertaannya tersebut, bisa menggerakkan minat masyarakat untuk mendonasikan atau membeli pakaian bekasnya dan hasilnya akan disumbangkan.
Sadari Sedari sering mengikuti berbagai bazar. Nabilah menyebut, komunitas ini sebelumnya telah menggelar bazar di sebuah kafe dan Taman Kerinci, Jakarta Selatan. "Event pertama kami kerja sama dengan penyanyi Andien Aisyah," kata dia.
Selain itu, pengumpulan barang layak pakai yang dijual Sadari Sedari juga kerap berkolaborasi dengan beberapa artis maupun influencer seperti Agni Pratistha, Chika Fawzi, Putri Tanjung, dan Vania Herlambang. Penyanyi Raisa dan Chelsea Islan pun pernah menyumbangkan pakaian layak pakainya untuk didonasikan.
(Baca: Donasi Digital Naik Lebih dari Dua Kali Lipat Sejak 2017)
Dia pun berbagi pengalaman paling berkesan pada saat menggelar bazar. Saat itu, pihaknya berhasil mencatat transaksi hingga Rp 200 juta dari menjual sekitar 10 ribu barang. Sementara pada bazar berikutnya, total transaksi mencapai Rp 30 juta untuk 2,5 ribu barang.
Untuk acara bazarnya kali ini, dia pun berharap bisa kembali membukukan transaksi Rp 200 juta dari 10 ribu barang yang akan dijual.
Adapun, barang yang dijual kali ini jenisnya beragam meliputi tas, aksesori, dan pakaian. Sementara bag masyarakat yang ingin menyumbang, dia memberlakukan beberapa persyaratan. "Syaratnya barang yang disumbangkan tidak boleh robek, rusak, lusuh, ada noda, dan masih layak untuk dijual kembali," kata dia.
Melalui usaha ini, Sadari Sedari ingin mendorong kesadaran masyarakat untuk membantu pendidikan di daerah. "Tidak perlu keluarkan uang, cukup kosongkan lemari dan bisa menyekolahkan anak-anak," ujarnya.