Conrad Petroleum Siap Lakukan Joint Study Dua Blok Migas di Aceh

Pertamina Hulu Energi
ilustrasi, Conrad Petroleum Siap Lakukan Joint Study Dua Blok Migas di Aceh
6/5/2019, 17.54 WIB

Conrad Petroleum baru saja mengantongi izin untuk melakukan Joint Study Analysist (JSA) dari Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) dan Tim Penawaran Wilayah Kerja (WK) Migas Aceh. Kepala Divisi Formalitas dan Hubungan Eksternal Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) Radhi Darmansyah mengatakan, Conrad diberikan izin untuk melakukan JSA di wilayah Barat-Selatan Aceh, khususnya di perairan di dekat Singkil. 

Radhi menyebut ada dua wilayah kerja eksplorasi yang bisa menjadi sasaran JSA oleh Conrad. Kedua wilayah tersebut adalah  Blok Singkil dan Blok Meulaboh.

Lebih lanjut, Radhi berharap Conrad Petroleum dapat mempresentasikan rencana studi mereka dalam waktu dekat kepada tim yang telah ditunjuk oleh pemerintah. Ia berharap akan ada penemuan cadangan baru di wilayah Aceh. "Mudah-mudahan JSA ini bisa mendapatkan hasil yang positif di akhir tahun ini," ujar Radhi kepada Katadata.co.id, Senin, (6/5).

(Baca: BPMA Fokus Cari Cadangan Migas Baru di Aceh)

Mengutip dari laman resmi perusahaan, Conrad Petroleum merupakan perusahaan eksplorasi, pengembangan dan produksi minyak dan gas bumi (migas) swasta asal Singapura dengan kantor pusat operasionalnya di Jakarta.

Perusahaan memiliki basis aset yang berfokus pada perairan lepas pantai Indonesia yang dangkal dan menargetkan gas alam di dekat infrastruktur yang ada. Perusahaan berkomitmen mencapai keberhasilan eksplorasi, dan menjaga hubungan kerja yang sangat baik dengan semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan masyarakat setempat.

Pada tahun ini BPMA serius untuk menggenjot pencarian cadangan migas. Caranya dengan fokus melakukan kegiatan ekplorasi. "Ya, saat ini memang difokuskan untuk terus menggenjot eksplorasi," tambahnya.

(Baca: Pemerintah Daerah Aceh Minta 20% Hak Kelola Blok NSB)

Reporter: Verda Nano Setiawan