Menkes Buka Opsi Gunakan Vaksin Sinovac dan Pfizer untuk Anak

ANTARA FOTO/Rahmad
Ilustrasi vaksin untuk anak.
Penulis: Rizky Alika
Editor: Sorta Tobing
25/6/2021, 14.30 WIB

Sejauh ini vaksin yang digunakan di Indonesia, yaitu Sinovac, Pfizer, dan Astrazeneca, belum dapat dipastikan dapat digunakan untuk anak. Vaksin-vaksin tersebut baru direkomendasikan untuk mereka yang berusia di atas 16 tahun.

Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dokter Yogi Prawira mengatakan, anak-anak selalu menjadi kelompok yang paling terakhir mendapat vaksin. “Karena mereka mengalami efek samping. Yang kami khawatirkan adalah efek jangka panjangnya, tumbuh kembang dia,” ujarnya.

Isu keamanan juga menjadi sangat penting dalam pemberian vaksinasi untuk anak. IDAI mendorong agar pemerintah memastikan terlebih dulu apakah pada orang dewasa tidak menimbulkan efek samping yang parah. “Kalau memang aman (untuk orang dewasa), maka dapat diuji coba ke kelompok usia anak,” kata Yogi.

Dia menyebut, di beberapa negara proses uji klinis ke anak-anak usia remaja sudah dilaksanakan. Sedangkan Indonesia baru melakukan persiapan pengujiannya. Prosesnya pun nanti akan menyasar dari remaja, baru perlahan turun ke kelompok usia di bawahnya.

Halaman:
Reporter: Rizky Alika