Tiga Menteri Berkolaborasi Bahas Perdagangan dan Industri di TIIWG G20
Indonesia akan menggelar Trade, Investment, and Industry Working Group (TIIWG) di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, September mendatang. Pertemuan yang merupakan rangkaian dari penyelenggaraan G20 tersebut akan membahas enam isu prioritas.
Enam isu tersebut di antaranya reformasi Organisasi Dagang Dunia (WTO), peran perdagangan multilateral untuk memperkuat pencapaian sustainable development goals (SDG), dan bagaimana respon perdagangan, investasi, dan industri terhadap pandemi dan arsitektur kesehatan global.
Tiga isu lainnya perdagangan digital dan rantai nilai global yang berkelanjutan, memacu investasi berkelanjutan untuk pemulihan ekonomi global, serta industrialisasi inklusif dan berkelanjutan melalui Industri 4.0.
Forum Trade, Investment, and Industry Working Group akan melibatkan tiga kementerian, yakni Kementerian Investasi (Kemeninves), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), dan Kementerian Perdagangan (Kemendag).
Sinergi ketiga kementerian ini dinilai sebagai bentuk komitmen dalam mendukung penuh Presidensi G20 Indonesia 2022 untuk pemulihan ekonomi global melalui peningkatan peran perdagangan, investasi, dan industri.
"Kita mempunyai tema recover together, recover stronger. Ini diejawantahkan untuk mendapatkan tiga subtema: ekonomi inklusif, bagaimana kita bicara tentang transformasi digital, dan transisi energi hijau," kata Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dalam dalam konferensi pers virtual, Selasa (8/2).
Mantan Dubes RI untuk Jepang tersebut menilai penyelesaian masalah arsitektur global menjadi kunci dalam menghadapi pandemi Covid-19 secara global. Selain itu, penyelesaian pandemi Covid-19 dinilai harus sangat inklusif agar permasalahan Covid-19 tuntas.
Di samping itu, Lutfi juga mengajukan agar forum Trade, Investment, and Industry Working Group juga membahas cara menghadapi potensi pandemi pada masa depan.
"Pandemi ini mengajarkan tidak ada orang yang boleh ditinggalkan dan tidak ada yang selama sampai semua selamat. Varian Covid-19 ini tidak selesai-selesai kalau tidak (inklusif)," kata Lutfi.
Mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tersebut mencontohkan pentingnya inklusifitas pada pertemuan WTO silam. Pertemuan tersebut gagal karena satu Menteri Perdagangan asal benua Afrika yang belum divaksin.
Pada saat yang sama, pertemuan WTO itu diadakan di Eropa yang notabenenya memiliki pasokan vaksin lebih besar dari total kebutuhan vaksin di Benua Biru.
Di samping itu, Lutfi menekankan pemulihan ekonomi menjadi tanggung jawab bersama.
Dia menilai enam isu yang akan dibawa dalam TIIWG dan mendiskusikan kepentingan ini dengan seluruh negara anggota, pemangku kepentingan, dan organisasi internasional bahwa isu tersebut merupakan isu penting dan mendesak.
Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan fokus pemerintah dalam memanfaatkan momentum Presidensi G20 yaitu mendorong investasi berkelanjutan dan investasi inklusif.
Menurutnya, setiap investasi yang masuk bermanfaat bagi pengusaha di daerah, dengan adanya keterlibatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
"Yakinlah, sejak saya jadi Menteri Investasi, tidak ada satu pun investasi asing yang masuk tanpa kolaborasi (dengan pengusaha domestik), minimal dengan BUMN atau dengan pengusaha nasional di daerah. Jadi, jangan ada satu persepsi (bahwa) dengan forum G20 seolah-olah swasta nasional akan diabaikan," kata Bahlil.
Bahlil mengatakan KTT G20 merupakan peluang yang tepat bagi swasta nasional. Menurutnya, ajang itu adalah momen yang tepat untuk "memaksa" pengusaha asing untuk berkolaborasi dengan pengusaha lokal.
Pada kesempatan yang sama, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan G20 tahun 2022 akan menjadi momen penting bagi sektor industri. Pasalnya, untuk pertama kalinya sejak g20 dibentuk, isu industri akan dibahas secara khusus pada tahun ini.
Hal tersebut merupakan prakarsa Pemerintah Indonesia untuk menambahkan nomenklatur industri dalam TIIWG.
Oleh karena itu, pemerintah akan mendorong kolaborasi negara-negara G20 dalam melakukan terobosan dan aksi nyata pada sektor perdagangan, investasi, dan industri guna berkontribusi lebih besar bagi pemulihan ekonomi global.
Agus mengatakan bahwa industri manufaktur merupakan penyokong ekonomi terbesar di banyak negara. Namun pandemi menyebabkan industri ini mengalami kontraksi, sehingga aktivitas ekonomi di tingkat global terganggu.
Pertemuan G20 TIIWG akan dibuka dengan keindahan budaya dan keelokan warisan tradisi Indonesia di Kota Solo.
"Solo akan menampilkan pencapaian Indonesia dalam pengembangan sektor industri dan mengajak negara-negara G20 berkolaborasi dalam memanfaatkan teknologi untuk mencapai industri yang inklusif dan berkelanjutan, untuk pulih bersama dan pulih lebih kuat,” kata Agus.
Dalam rangka mendukung kampanye penyelenggaraan G20 di Indonesia, Katadata menyajikan beragam konten informatif terkait berbagai aktivitas dan agenda G20 hingga berpuncak pada KTT G20 November 2022 nanti. Simak rangkaian lengkapnya di sini.