Jokowi Ajak Masyarakat Vaksinasi Booster, Tak Perlu Pilih-Pilih Jenis
Presiden Joko Widodo meminta masyarakat agar segera mendapatkan vaksin Covid-19 dosis tambahan atau booster. Bahkan Jokowi mengatakan saat ini stok vaksin untuk booster masih banyak.
Jokowi beralasan vaksinasi booster mampu meningkatkan kekebalan tubuh dari Covid-19 dibandingkan hanya menerima dua dosis. Selain itu dosis ketiga diperlukan untuk melindungi orang tua dan kelompok masyarakat rentan dari penularan corona.
"Data Kementerian Kesehatan menunjukkan vaksinasi booster bisa meningkatkan imunitas hingga 2 kali lipat dibandingkan dosis kedua," kata Jokowi dalam pernyataan pers secara virtual, Senin (30/5).
Jokowi juga meminta masyarakat tak memilih-milih vaksin lantaran manfaatnya sama. Oleh sebab itu ia meminta seluruh orang segera memanfaatkan fasilitas gratis ini. "Stok vaksin booster pemerintah lebih dari cukup," katanya.
Presiden mengatakan aktivitas masyarakat sudah kembali normal seiring melandainya Covid-19. Makanya ia meminta semua tetap bekerja sama untuk menjaga momentum agar ekonomi RI semakin membaik.
Dari data Kementerian Kesehatan, hingga Minggu (29/5) total jumlah vaksinasi dosis ketiga yang disuntikkan baru mencapai 45,4 juta dosis atau 21,8% dari target.
Sedangkan angka vaksinasi dosis kedua mencapai 167,3 juta atau setara 80,3% dari target sasaran pemerintah. Adapun pemberian vaksin dosis pertama sebanyak 200,2 juta atau 96,1% dari target.