KAI Tanggung Seluruh Biaya Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban luka dan pemakaman korban meninggal dunia dalam kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line. Insiden yang terjadi di Bekasi Timur, Jawa Barat, tadi malam itu sedikitnya telah menewaskan enam orang.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan komitmen perusahaan untuk memberikan dukungan penuh kepada korban maupun keluarga terdampak. Menurut dia, seluruh biaya pengobatan korban luka dan pemakaman korban meninggal akan ditanggung sepenuhnya oleh asuransi dan KAI.
“PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan seluruh korban dalam insiden operasional yang terjadi mendapatkan penanganan maksimal,” kata dia dalam keterangan resmi, Selasa (28/4).
Sebelumnya, kecelakaan maut ini terjadi pada Senin (27/4) malam pukul 20.55 WIB, melibatkan KA Argo Bromo Anggrek nomor perjalanan 4 rute Gambir-Surabaya Pasar Turi yang bertabrakan dengan rangkaian KRL di Stasiun Bekasi Timur (BKST).
Tercatat sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek selamat dalam kejadian tersebut. Sementara itu, dari penumpang KRL, enam orang dilaporkan meninggal dunia dan 80 lainnya mengalami luka-luka.
Korban luka saat ini telah mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.
KAI menyebut proses evakuasi berlangsung cukup lama karena masih terdapat korban selamat yang membutuhkan penanganan secara hati-hati. Tim medis, Basarnas, serta tim KAI dikerahkan untuk melakukan pertolongan.
Selain itu, KAI juga membuka posko informasi di Stasiun Bekasi Timur guna membantu keluarga memperoleh informasi terkait penumpang. Untuk sementara, Stasiun Bekasi Timur tidak melayani naik dan turun penumpang. Sementara perjalanan KRL hanya dilayani hingga Stasiun Bekasi.
Anne menyampaikan duka cita atas peristiwa tersebut sekaligus permohonan maaf kepada seluruh pelanggan. “Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar proses penanganan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Contact Center KAI 121 atau kanal resmi perusahaan.