Lembaga Konsumen Tuding Damri Diam-diam Naikkan Tarif Bus Rute Bandara

Donang Wahyu|KATADATA
Lalu lintas di kawasan bisnis Jakarta. YLKI menuding bus Damri menaikkan tarif secara diam-diam.
Penulis: Ekarina
11/3/2019, 07.07 WIB

Tulus menilai hal itu tidak dilakukan manajemen Perum Damri. Apalagi kenaikan itu tidak pernah dibarengi dengan standar pelayanan yang jelas dan terukur, seperti sistem tiket masih manual, masih menggunakan sistem sobek karcis, kecuali untuk Terminal 3 Bandara Soeta.

(Baca: Maret, Pemerintah Siapkan Terminal Penerbangan Murah di Soekarno-Hatta)

Oleh karena itu,YLKI mendesak Perum Damri menjelaskan pada publik, kompensasi keuntungan apa saja yang bisa diperoleh konsumen atas kenaikan itu.

YLKI menduga, kenaikan itu dilakukan karena rute bus Damri Bandara Soetta merupakan rute yang paling menguntungkan. Tanpa rute bandara, bus Damri banyak mengalami kerugian. Tapi ini dianggap tidak adil, jika rute bandara dijadikan satu-satunya sumber pendapatan yang menguntungkan.

"Manajemen Damri harus berani menutup rute-rute yang merugi. Kecuali rute tersebut dalam penugasan pemerintah dan artinya pemerintah harus membayar selisih kerugiannya itu. Tidak bisa konsumen Bus Damri harus menaggung kerugian tersebut," ujarnya. 

Halaman:
Reporter: Antara