Peretas Pro-Iran Serang Produsen Alat Kesehatan Utama AS

Meta.ai/Katadata Desy Setyowati
Ilustrasi hacker. Serangan siber yang diklaim oleh peretas (hacker) pro-Iran telah menyebabkan "gangguan jaringan global" pada produsen alat kesehatan utama Amerika Serikat (AS).
Penulis: Hari Widowati
12/3/2026, 06.09 WIB

Serangan siber yang diklaim oleh peretas (hacker) pro-Iran telah menyebabkan "gangguan jaringan global" pada produsen alat kesehatan utama Amerika Serikat (AS).

Stryker, produsen alat kesehatan yang berbasis di Michigan, mengalami gangguan jaringan global pada jaringan Microsoft mereka sebagai akibat dari serangan siber.

"Kami tidak memiliki indikasi ransomware atau malware dan percaya insiden tersebut telah terkendali. Tim kami bekerja dengan cepat untuk memahami dampak serangan pada sistem kami. Stryker memiliki langkah-langkah keberlangsungan bisnis untuk terus mendukung pelanggan dan mitra kami," kata Stryker dalam pernyataan kepada CNN, Rabu (11/3).

Stryker memproduksi berbagai peralatan rumah sakit, mulai dari defibrillator hingga tempat tidur ambulans. Menurut laporan media lokal, komputer perusahaan di Irlandia juga terkena serangan siber. Stryker mengatakan mereka melayani lebih dari 150 juta pasien melalui peralatan dan layanan kesehatannya.

Belum jelas dampak langsung apa yang ditimbulkan oleh peretasan tersebut terhadap penyediaan peralatan medis Stryker kepada rumah sakit di AS. Para eksekutif keamanan siber di seluruh sektor kesehatan mengatakan kepada CNN bahwa mereka siaga terhadap dampak apa pun.

Serangan siber ini tampaknya merupakan salah satu peretasan pro-Iran pertama yang signifikan terhadap infrastruktur AS sejak AS dan Israel mulai membombardir Iran bulan lalu. Pejabat intelijen AS telah memperingatkan tentang kemungkinan peretas yang terkait dengan Teheran membalas pemboman AS dan Israel terhadap Iran yang dimulai bulan lalu.

Pembalasan Atas Serangan Rudal AS ke Sekolah Dasar di Iran

Dalam unggahan media sosial pada hari Rabu (11/3), kelompok peretas yang mengaku bertanggung jawab mengatakan peretasan Stryker adalah pembalasan atas serangan rudal terhadap sebuah sekolah dasar di Iran, yang menurut media pemerintah Iran menewaskan sedikitnya 168 anak. Pentagon sedang menyelidiki insiden tersebut.

Wall Street Journal sebelumnya melaporkan tentang peretasan pro-Iran tersebut. Saham Stryker turun lebih dari 3% setelah laporan tersebut.

Peretas yang terkait dengan Iran sebagian besar tenang dalam hal serangan terhadap organisasi AS sejak perang dimulai bulan lalu.

Perusahaan keamanan surat elektronik (email) Proofpoint mengatakan pelacakan mereka terhadap kelompok-kelompok Iran yang dikenal hanya menemukan satu kampanye peretasan — upaya untuk meretas seorang karyawan lembaga think tank AS — sejak perang dimulai.

“Terlalu banyak fokus keamanan siber tertuju pada pelanggaran dengan konsekuensi lebih rendah dari musuh yang termotivasi secara finansial, sementara kita meningkatkan paparan kita terhadap negara-negara dan musuh lain yang berupaya mengganggu dan menghancurkan,” kata Joshua Corman, seorang ahli keamanan siber yang telah fokus pada sektor kesehatan selama bertahun-tahun, kepada CNN.

Corman menyatakan Cina, Iran, dan Rusia memiliki sarana, motif, dan kesempatan untuk memberikan gangguan siber yang bisa menghancurkan infrastruktur AS.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.