Netflix memperkenalkan fitur video vertikal bernama "Klip" sebagai bagian dari pembaruan pengalaman pengguna yang mengakses aplikasi lewat ponsel. Fitur ini akan mulai diluncurkan di Korea Selatan dan Jepang pada Juli, kemudian diperluas ke lebih banyak negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Pengumuman itu disampaikan dalam ajang APAC Product Innovation Showcase yang digelar Netflix. Dalam acara ini, para pemimpin perusahaan memaparkan berbagai inovasi produk terbaru yang mencakup pengalaman perangkat seluler, koleksi pilihan yang lebih personal, hingga pengembangan layanan game untuk anggota Netflix.
Chief Product & Technology Officer Netflix Elizabeth Stone mengatakan inovasi menjadi bagian penting dari upaya perusahaan menghadirkan hiburan bagi hampir satu miliar orang di seluruh dunia.
“Inovasi memegang peranan yang sangat penting bagi kami yang menghadirkan hiburan bagi hampir satu miliar orang di seluruh dunia. Dengan terus beradaptasi terhadap preferensi anggota, menghadirkan format konten baru, serta menyediakan berbagai teknologi yang membantu kreator menghidupkan cerita mereka dengan cara-cara baru, kami ingin menjadikan Netflix sebagai destinasi utama untuk menikmati hiburan yang relevan dan menarik, baik secara lokal maupun global,” kata Stone dalam keterangan pers, Kamis (11/6).
Fitur "Klip" menghadirkan pengalaman menonton video vertikal yang dirancang untuk menemani momen-momen singkat sepanjang hari. Melalui fitur itu, anggota dapat menonton potongan adegan dari berbagai tayangan, menambahkan judul ke daftar tontonan pribadi, membagikannya kepada teman, atau langsung menuju halaman judul untuk mulai menonton.
Netflix menyebut rekomendasi dalam feed "Klip" akan dipersonalisasi berdasarkan kebiasaan menonton dan interaksi masing-masing anggota. Selain menghadirkan fitur baru, perusahaan memperbarui sistem navigasi agar pengguna lebih mudah menemukan dan menikmati tayangan yang mereka inginkan.
Sebelum diperluas ke Korea Selatan dan Jepang, pengalaman perangkat seluler terbaru Netflix telah tersedia di Australia, Selandia Baru, Filipina, India, dan Malaysia.
Ke depan, Netflix juga berencana menguji koleksi "Klip" tematik yang memungkinkan anggota menjelajahi kumpulan video berdasarkan suasana hati maupun genre tertentu. Koleksi tersebut akan mencakup momen menarik dari reality show, konten di balik layar, hingga cuplikan podcast.
Netflix Perluas Bisnis Game
Selain pembaruan di aplikasi seluler, Netflix memperluas pengembangan bisnis game melalui Netflix Playground, ruang khusus yang menghadirkan berbagai game dan pengalaman interaktif untuk anak-anak dalam ekosistem Netflix Games.
General Manager Games Studio Netflix Lisa Burgess mengatakan pengembangan game merupakan bagian dari misi perusahaan untuk menghibur audiens global melalui berbagai format hiburan.
“Selama bertahun-tahun, misi tersebut diwujudkan melalui serial dan film. Namun, cara orang menikmati hiburan terus berkembang. Saat ini, lebih dari tiga miliar orang di seluruh dunia bermain game. Game telah menjadi salah satu cara utama bagi banyak orang untuk bersantai, terhubung dengan orang lain, dan menikmati cerita,” kata Burgess.
Menurut dia, Netflix ingin memberikan nilai tambah kepada pelanggan dengan memungkinkan mereka tidak hanya menonton cerita favorit, tetapi juga menjadi bagian dari cerita tersebut melalui pengalaman bermain.
Mulai 20 Juni, Netflix akan menghadirkan koleksi game baru bertema KPop Demon Hunters di Netflix Playground. Koleksi tersebut terdiri dari enam mini game, termasuk Honmoon Beats yang memungkinkan pemain mengikuti irama lagu favorit mereka, serta DJ Mixer yang memberikan kesempatan bereksperimen dengan tempo dan efek suara dari lagu-lagu dalam film tersebut.
Netflix menyatakan seluruh anggota dapat mengakses Netflix Playground tanpa biaya tambahan. Layanan ini juga dirancang bebas iklan dan tidak memiliki transaksi dalam aplikasi atau in-game transactions.
Seiring ekspansi Netflix Playground ke berbagai negara, perusahaan berencana terus menambah katalog game yang terinspirasi dari serial anak, film, dan karakter populer, serta menghadirkan format interaktif baru pada masa mendatang.
Permudah Pengguna Menemukan Tontonan
Netflix juga mengembangkan berbagai koleksi pilihan dan halaman tematik untuk membantu anggota menemukan tontonan berikutnya berdasarkan minat yang sudah mereka sukai.
Koleksi itu mencakup berbagai tema yang relevan secara global seperti hari-hari perayaan dan astrologi, hingga momen yang lebih spesifik di masing-masing negara, seperti Diwali di India dan Golden Week di Jepang.
Salah satu contoh terbaru adalah halaman khusus bertajuk "Diadaptasi Dari Buku Favoritmu" yang ditujukan bagi pecinta buku untuk menemukan berbagai adaptasi novel dan karya sastra yang tersedia di Netflix.
Senior Director Product Merchandising Asia Pacific Netflix Eugenie Yeo mengatakan setiap cerita perlu direpresentasikan secara autentik kepada anggota yang berbeda-beda.
“Di balik semua itu, kami selalu memulai dari prinsip yang sama, yaitu bagaimana merepresentasikan setiap cerita secara autentik. Judul yang sama bisa diperkenalkan dengan cara yang berbeda sesuai dengan minat masing-masing anggota. Karena rekomendasi hanya akan efektif jika anggota merasa bahwa rekomendasi tersebut memang relevan untuk mereka,” ujar Yeo.
Ia mengatakan Netflix berupaya menggabungkan teknologi rekomendasi yang cerdas dengan pemahaman yang mendalam mengenai minat pengguna agar proses menemukan tontonan menjadi lebih mudah dan menyenangkan.
Melalui pembaruan pengalaman seluler, pengembangan koleksi kurasi, serta ekspansi layanan game, Netflix menyatakan terus mengembangkan layanannya agar semakin personal, interaktif, dan intuitif sehingga anggota dapat lebih mudah menemukan, terhubung dengan, dan menikmati hiburan yang mereka sukai di mana pun berada.