Perth Cetak Rekor Suhu Ekstrem 7 Hari Berturut-turut

Pexels
Perth dan beberapa wilayah di Australia Barat mengalami kondisi gelombang panas dengan suhu ekstrem di atas 40 derajat Celcius sejak Selasa (13/2).
Penulis: Rena Laila Wuri
20/2/2024, 11.11 WIB

Perth dan beberapa wilayah di Australia Barat mengalami kondisi gelombang panas dengan suhu ekstrem di atas 40 derajat Celcius sejak Selasa (13/2). Biro Meteorologi (BoM) Australia mengeluarkan peringatan gelombang panas yang ekstrem pada Jumat (16/2) dan memperpanjang peringatan ini hingga Rabu (21/2).

Negara bagian Australia Barat di wilayah barat dan utara paling terdampak oleh gelombang panas yang parah selama tiga minggu terakhir. Perth telah memecahkan rekor suhu panas di atas 40 derajat Celcius selama tujuh hari berturut-turut. Perth masuk dalam daftar 15 tempat terpanas di dunia, di mana suhu mencapai 42,3 derajat Celcius pada Senin (19/2) sore.

Menurut laporan The Guardian, suhu ekstrem ini menjadi rekor terbaru di mana sebelumnya Australia Barat pernah mengalami gelombang panas di atas 40 derajat Celcius selama empat hari berturut-turut pada Februari 2016. Wilayah Geraldton bahkan melampaui prediksi dengan puncak suhu ekstrem 47,7 derajat Celcius pada Senin sore.

Departemen Pemadam Kebakaran dan Layanan Darurat juga telah mengeluarkan peringatan kebakaran hutan di sepanjang pantai barat daya Australia Barat. Peringatan ini disusul dengan meliburkan sekolah dasar di wilayah Cervantes dan sekolah menengah Distrik Jurien Bay, pada Senin lalu.

Perwakilan Biro Cuaca Australia Jess Lingard mengatakan situasi ini merupakan gelombang panas terpanjang yang dirasakan di Australia Barat. Kondisi gelombang panas ini disebabkan oleh tiga pantai barat yang tidak henti-hentinya mengirimkan udara hangat dan kering.

Suhu panas diperkirakan akan memuncak pada hari ini, Selasa (21/2). Sebagian besar bagian barat negara bagian akan mencapai 46 derajat Celcius dan 47 derajat Celcius. Kawasan pertanian pedalaman Perth juga diprediksi akan mencapai suhu 45 derajat Celcius.

Lingard mengatakan suhu tinggi gelombang panas  ini akan memakan korban. "Kami mengalami suhu yang panas di malam hari. Kami benar-benar membutuhkan malam hari yang dingin untuk memulihkan tubuh. Malam yang sangat hangat ini membuatnya sangat rumit,” kata Lingard seperti dikutip The Guardian.

Para ilmuwan mengatakan pola cuaca El Nino, perubahan iklim dan Samudra Hindia berperan menyebabkan gelombang panas yang terjadi di Australia Barat.

Menurut ahli meteorologi Weatherzone Ben Domensino, Carnarvon yang berada dekat dengan titik paling barat di daratan Australia mencatat suhu 49,9 derajat Celcius, pada Minggu (18/2). Ini merupakan suhu tertinggi kedua yang pernah tercatat di Australia pada Februari dan suhu tertinggi kedelapan di negara tersebut.

Reporter: Rena Laila Wuri