Cina Akan Perketat Pasar Perdagangan Karbon pada 2027

ANTARA FOTO/Desca Lidya Natalia/tom.
Pengendara sepeda melintas di kawasan Beijing Central Business District (CBD) di Distrik Chaoyang yang masih tampak lengang setelah libur nasional Tahun Baru Imlek di Beijing, Cina, Rabu (5/02/2025).
27/8/2025, 10.13 WIB

Cina akan memperketat pasar perdagangan karbon dengan memperkenalkan batas emisi absolut di beberapa industri untuk pertama kalinya mulai 2027.

Menurut laporan Reuters, Dewan Negara dan Komite Sentral Partai Komunis di negara tersebut menyatakan bahwa batas emisi tersebut akan diterapkan terlebih dahulu di industri dengan emisi karbon yang relatif stabil pada 2027.

Pada 2030, pasar karbon nasional atau skema perdagangan emisi (Emissions Trading Scheme/ETS) Cina secara garis besar akan terbentuk.

“Pembuat kebijakan kini aktif memperketat sistem,” kata analis riset senior di LSEG Xuewan Chen, dikutip dari Reuters, Rabu (27/8).

Menurut pernyataan tersebut, pasar karbon nasional yang akan menggantikan delapan pasar percontohan yang diluncurkan sejak 2021, akan memiliki batas emisi absolut serta kombinasi alokasi izin emisi karbon (Carbon Emissions Allowances/CEAs) gratis dan berbayar.

Saat ini, CEAs didasarkan pada tolok ukur intensitas karbon yang dikurangi seiring waktu, bukan pada batas emisi absolut. Perusahaan diberi kuota CEAs gratis, dan jika emisi aktual melebihi kuota selama periode kepatuhan tertentu, perusahaan harus membeli izin tambahan dari pasar untuk menutup selisih. Jika emisinya lebih rendah, perusahaan bisa menjual kelebihan CEAs tersebut.

“Dokumen (kabinet) ini memberikan transparansi yang sangat dibutuhkan terkait jadwal pengembangan pasar karbon Cina,” kata Mai Duong, analis pasar karbon Asia-Pasifik di Veyt, seraya menambahkan bahwa hal ini menunjukkan Cina menganggap pasar karbon sebagai “alat utama” untuk mencapai target dekarbonisasi.

ETS akan diperluas pada 2027 untuk mencakup industri penghasil emisi karbon utama, meski pernyataan tersebut tidak merinci industri yang dimaksud. Analis memperkirakan industri kimia, petrokimia, kertas, dan penerbangan domestik akan termasuk dalam skema ini.

Regulasi baru ini juga memperluas partisipasi pasar hingga ke bank dan institusi keuangan, yang menurut Duong akan membantu meningkatkan likuiditas.

Cina Memperluas Pasar Karbon di Luar Sektor Kelistrikan

Pada September tahun lalu, Cina mengatakan akan memperluas pasar karbon di luar sektor listrik untuk mencakup baja, semen, dan aluminium yang mewakili sekitar 60% emisi gas rumah kaca negara tersebut. 

Namun, para analis menyebut jumlah izin gratis yang masih besar membuat pasar sejauh ini belum banyak berpengaruh pada tingkat emisi karbon Cina.

“Hal positifnya, kini Cina memiliki jadwal yang jelas untuk perluasan skema secara penuh, tetapi apakah hal ini akan benar-benar efektif dalam menurunkan emisi besar-besaran negara tersebut masih harus dilihat,” kata Duong.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Nuzulia Nur Rahmah