Mengacu pada analisis Bloomberg MAP, potensi karbon dari sektor kehutanan Indonesia untuk periode 2024–2050 diperkirakan mencapai 13,4 miliar ton CO2e.
PLN menegaskan komitmennya mendorong pasar karbon Indonesia terhubung dengan standar global melalui investasi transisi energi dan penguatan integritas perdagangan karbon.
“Jadi, selama ini yang belum jelas atau syaratnya banyak, rumit, ruwet, lahir Perpres 110 ini untuk memudahkan (perdagangan karbon),” kata Menko Pangan Zulkifli Hasan.
Pemerintah Indonesia resmi menandatangani mutual recognition agreement (MRA) terkait perdagangan karbon dengan Verra, organisasi non-profit terkait lingkungan.
Ary menyebutkan, total karbon yang akan diperdagangkan dari 14 proyek yang bertransisi ke Paris Agreement Crediting Mechanism (PCAM) mencapai 4,8 juta ton CO2e.