Tangerang Selatan Kembali Jadi Wilayah Paling Berpolusi di Indonesia Pagi Ini

ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/foc.
Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menempati posisi teratas dalam daftar wilayah paling berpolusi pagi ini, Jumat (14/8).
14/8/2026, 08.28 WIB

Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menempati posisi teratas dalam daftar wilayah paling berpolusi pagi ini, Jumat (14/8). Dari pantauan situs IQAir pukul 07.26 WIB, poin AQI Tangsel dan sejumlah wilayah lainnya mencapai lebih dari 150 atau masuk dalam kategori tidak sehat.

Saat kualitas udara tergolong tidak sehat, masyarakat umum terutama kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, orang hamil, atau penderita penyakit jantung dan paru rentan mengalami efek kesehatan. 

IQAir menyarankan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dalam kondisi ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga beberapa kali mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, khususnya ketika berada di lokasi dengan tingkat pencemaran udara tinggi.

Berikut daftar lima wilayah di Indonesia dengan kualitas udara terburuk pagi ini:

  1. Tangerang Selatan, Banten, dengan poin AQI 185 atau dalam kategori tidak sehat.
  2. Surabaya, Jawa Timur, dengan poin AQI 182 atau dalam kategori tidak sehat.
  3. Tangerang, Banten, dengan poin AQI 178 atau dalam kategori tidak sehat.
  4. Pontianak, Kalimantan Barat, dengan poin AQI 176 atau dalam kategori tidak sehat.
  5. Bandung, Jawa Barat, dengan poin AQI 174 atau dalam kategori tidak sehat.

Adapun wilayah dengan kualitas udara paling sehat pagi ini adalah Badung di Bali. Namun kualitas udara Badung masih berada dalam kategori sedang dengan poin AQI 76.

Bila menilik pada lingkup global, kota besar dengan kualitas udara paling sehat dicatatkan Tokyo, Jepang, dengan poin AQI 6.  Disusul Auckland di Senegal dengan poin AQI 7 dan Melbourne di Australia dengan poin AQI 9. Kualitas udara kota-kota tersebut masuk kategori baik.

Berbanding terbalik dengan kondisi tersebut, beberapa kota besar dunia berikut ini memiliki kualitas udara terburuk secara global, termasuk Jakarta:

  1. Lahore, Pakistan, dengan poin AQI 177 atau dalam kategori tidak sehat.
  2. Kampala, Uganda, dengan poin AQI 175 atau dalam kategori tidak sehat.
  3. Kinshasa, Republik Demokratik Kongo, dengan poin AQI 174 atau dalam kategori tidak sehat.
  4. Kuching, Malaysia, dengan poin AQI 172 atau dalam kategori tidak sehat.
  5. Jakarta, Indonesia, dengan poin AQI 169 atau dalam kategori tidak sehat.

Indeks AQI adalah konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Rumus indeks mempertimbangkan enam polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.

Angka AQI keseluruhan pada waktu tertentu ditentukan oleh polutan paling berisiko dengan angka AQI paling tinggi. Indeks AQI berkisar dari 0 sampai 500 dengan pembagian enam kategori.

Kategori baik memiliki rentang skor AQI 0-50, kategori sedang memiliki rentang skor 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang skor 101-150.

Sementara kategori tidak sehat dengan rentang skor AQI di angka 151-200, kategori sangat tidak sehat 200-299, dan kategori berbahaya pada rentang 300-500.

Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Sementara itu, kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Ajeng Dwita Ayuningtyas