Kekhawatiran Virus Corona Mereda, IHSG dan Bursa Asia Kompak Naik

IHSG sesi I Selasa (11/2) naik tipis 0,06% mengikuti bursa saham Asia yang bangkit seiring meredanya kekhawatiran investor terkait virus corona.
Penulis: Happy Fajrian
11/2/2020, 13.21 WIB

Namun masih terlalu dini untuk merasa lega. Pasalnya  JP Morgan telah memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Tiongkok. “Mewabahnya virus corona mengubah sepenuhnya lanskap ekonomi Tiongkok,” ujar mereka seperti dikutip Reuters.

JP Morgan memprediksi wabah virus corona akan memuncak pada Maret dan pertumbuhan ekonomi Tiongkok akan melambat hingga 1% menjadi hanya  4% pada kuartal pertama. Meski demikian mereka memprediksi pada kuartal berikutnya ekonomi Negeri Panda tersebut akan berakselerasi, tumbuh 9,3%.

Sementara itu dari dalam negeri pasar saham relatif minim sentimen yang tercermin dari minimnya transaksi saham. Pasalnya sepanjang sesi I total nilai transaksi saham hanya mencapai Rp 1,83 triliun dari 2,27 miliar saham.

(Baca: Electronic City Pecat Enam Direksi yang Diduga Salah Gunakan Dana)

Pada awal perdagangan IHSG sempat naik hingga ke level 5.979,57 namun setelah itu indeks terus bergerak turun mempersempit kenaikannya. Saham-saham sektor konsumer menjadi penahan laju indeks siang ini dengan terkoreksi 0,18%.

Turunnya sektor ini didorong beberapa saham di antaranya Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang turun 1,29%, Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) turun 0,86%, Kalbe Farma Turun 1,01%, Serta Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun 0,32%.

Halaman: