Bursa Saham Lesu, BEI Tetap Optimistis 35 Perusahaan Go Public di 2018

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Bursa Efek Indonesia
Penulis: Ihya Ulum Aldin
9/7/2018, 16.51 WIB

Untuk menarik minat perusahaan masuk ke pasar saham, jajaran direksi BEI akan menggunakan strategi khusus, diantaranya dengan menggunakan listing service. Perusahan tercatat tidak hanya dibebankan kewajiban, tapi bisa mendapatkan banyak hak sebagai fasilitas yang diberikan BEI. Salah satunya, memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk mempromosikan sahamnya kepada investor di luar negeri.

(Baca: BEI Luncurkan 3 Indeks Saham Baru)

Terkait dengan target IPO, Nyoman menyebutkan ada beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang siap melantai lagi di tahun ini. Namun, dia masih belum bisa menjelaskan lebih detail soal rencana tersebut. "Kami masih menunggu. Karena dari beberapa informasi, kami mendapatkan informasi akan segera masuk," katanya.

Sebelumnya, jajaran direksi baru BEI masa jabatan 2018-2021 yang baru diangkat pada 29 Juni lalu, menargetkan dapat menambah jumlah perusahaan tercatat di pasar modal sebanyak 100-105 perusahaan hingga tahun 2020. Target ini menjadi salah satu program kerja untuk mencapai tujuan strategis.

“Tentu target ini diberikan waktu diskusi lagi, paling tidak saya memberikan gambaran optimisme kami ke depan,” kata Nyoman. (Baca: Direksi Baru BEI Targetkan 105 Perusahaan Go Public Hingga 2020)

Halaman: