IHSG Sesi I Menguat 1,53%, Indeks Energi Meroket Paling Tinggi
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama hari ini ditutup naik 1,53% atau 101,39 poin ke level 6.740. IHSG hari ini dibuka menguat di level 6.656 dan menyentuh angka tertingginya di level 6.750.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), total volume saham yang diperdagangkan sepanjang sesi pertama hari ini sebanyak 11,97 miliar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp 5,89 triliun dan frekuensi 710,161 kali.
Sementara itu, tercatat sebanyak 382 saham bergerak di zona hijau, 154 saham terkoreksi, dan 140 saham harganya tak bergerak.
Hingga penutupan sesi pertama, seluruh indeks sektoral mayoritas berada di zona hijau, dipimpin oleh sektor energi yang naik sebesar 4,20%. Adapun, saham-saham di sektor energi yang mengalami kenaikan cukup tinggi yakni, PT Harum Energy Tbk (HRUM) naik 9,42% atau 130 poin menjadi 1.520 per saham, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik 7,65% atau 2300 poin menjadi 32.350 per saham, dan Pt Bukit Asam Tbk (PTBA) naik 7,06% atau 260 poin menjadi 3.940 per saham.
Sektor yang juga naik yakni, sektor teknologi naik 1,23%, sektor keuangan naik 1,42%, sektor konsumer non primer naik 0,77%, dan sektor kesehatan naik 1,42%. Kemudian, sektor konsumer primer naik 0,49%, sektor industri dasar naik 1,65%, sektor properti naik 0,59%, sektor infrastruktur naik 1,29%, sektor industri naik 2,23%. Sedangkan sektor transportasi turun 0,04%.
IHSG pada perdagangan hari ini, Selasa (5/7) diperkirakan menguat, dipengaruhi oleh realisasi anggaran perlindungan sosial sebesar Rp 188,2 triliun pada semester I 2022 dan Purchaising Manager Index (PMI) Manufaktur yang turun menjadi 50,2 pada bulan lalu.
Sementara itu KB Valbury Sekuritas dalam risetnya mengatakan, perang Rusia dan Ukraina yang masih berlangsung dan membaiknya saham AS pada perdagangan kemarin (4/7) turut menjadi katalis positif pada pergerakan IHSG hari ini. IHSG diperkirakan berada di level support 6538, 6436, dan 6313. Serta resisten pada level 6763, 6886, dan 6987.
Adapun, bursa-bursa di kawasan Asia pukul 12.06 WIB bergerak variatif di separuh perdagangan hari ini. Nikkei 225 naik 0,95%. Hang Seng naik 0,55%, serta Indonesia Composite dan Indonesia LQ45 masing-masing naik 1,53% dan 1,51%. Sedangkan Shanghai Composite dan Straits Times masing-masing turun 0,14% dan 0,43%.
Saham yang menempati urutan teratas dalam top gainers adalah PT Nusantara Infrastucture Tbk (META) yang menguat 38 poin atau 33,64% menjadi Rp 151 per sahamnya. Sementara yang menempati top losers yaitu PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) dengan koreksi sebesar 6,99% atau 9 poin menjadi Rp 120 per saham.