Asing Net Sell Rp 3,25 Triliun Sepekan, Saham BBCA hingga BMRI Banyak Dilepas

Katadata/Fauza Syahputra
Pengunjung berada di dekat layar digital yang menampilkan pergerakan harga saham saat pembukaan perdagangan tahun 2026 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/1/2026).
26/1/2026, 07.04 WIB

Investor asing mencatatkan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp 3,25 triliun pada periode 19 - 23 Januari 2026. Torehan tersebut berbalik arah dari catatan transaksi investor asing pada pekan sebelumnya yang tercatat net buy sebesar Rp 4,2 triliun. Saham-saham bank jumbo juga ramai dijual investor global.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), selama periode 19 - 23 Januari 2026, investor asing mencatatkan transaksi jual dengan nilai jumbo di saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yaitu senilai Rp 3,85 triliun. Kemudian PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dijual sebesar Rp 1,33 triliun.

Lalu PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) sejumlah Rp 419,4 miliar, PT Bank Mandiri Tbk  sebesar Rp 310,9 miliar dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) senilai Rp 301,7 miliar.

“Sepanjang tahun 2026 ini (investor asing) mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 4,05 triliun,” kata Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad, dikutip dari keterangannya, Senin (26/1).

Kautsar menjelaskan, rata-rata volume transaksi harian di bursa pada pekan lalu meningkat 9,32% menjadi 65,73 miliar lembar saham, dibandingkan 60,13 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya. Rata-rata nilai transaksi harian BEI juga naik 3,59% menjadi Rp 33,85 triliun dari sebelumnya Rp 32,67 triliun.

Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian tercatat berubah 2,66% menjadi 3,75 juta kali transaksi, dari 3,86 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.

Sejalan dengan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), kapitalisasi pasar BEI juga mengalami penurunan sebesar 1,62% menjadi Rp 16.244 triliun, dari Rp 16.512 triliun pada sepekan sebelumnya.

Seiring dengan aksi jual yang dilakukan investor asing, beberapa saham berperan sebagai pemberat IHSG. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memberatkan 40,27 poin terhadap IHSG, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menjatuhkan IHSG sebesar 25,03 poin serta PT Petrosea Tbk (PTRO) memberatkan 23,20 poin. 

Berikut daftar lengkap saham-saham yang memberatkan pergerakan IHSG satu minggu ini:

Daftar Saham Top Laggards Sepekan 

  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): memberatkan 40,27 poin terhadap IHSG, turun 5,26% selama sepekan
  • PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): memberatkan 25,03 poin terhadap IHSG, turun 10,28% selama sepekan
  • PT Petrosea Tbk (PTRO): memberatkan 23,20 poin terhadap IHSG, turun 28,88% selama sepekan
  • PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): memberatkan 23 poin terhadap IHSG, turun 5,86% selama sepekan
  • PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO): memberatkan 15M79 poin terhadap IHSG, turun 11,76% selama sepekan
  • PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN): memberatkan 14,81 poin terhadap IHSG, turun 4,12% selama sepekan
  • PT Barito Pacific Tbk (BRPT): memberatkan 13,77 poin terhadap IHSG, turun 8,48% selama sepekan
  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI): memberatkan 12,98 poin terhadap IHSG, turun 12,2% selama sepekan
  • PT United Tractors Tbk (UNTR): memberatkan 11,13 poin terhadap IHSG, turun 12,16% selama sepekan
  • PT Astra International Tbk (ASII): memberatkan 9,21 poin terhadap IHSG, turun 3,19% selama sepekan

Di sisi lain, terdapat deretan saham yang menjadi top leaders atau saham yang paling berpengaruh di antaranya PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) dan PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA). Berikut daftar lengkapnya:

Daftar Saham Top Leaders Pekan Ini:

  • PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM): menopang 11,57 poin untuk IHSG, naik 3,01% selama sepekan 
  • PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS): menopang 10,63 poin untuk IHSG, naik 45,6% selama sepekan
  • PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA): menopang 9,49 poin untuk IHSG, naik 8,5% selama sepekan
  • PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA): menopang 8,13 poin untuk IHSG, naik 10,37% selama sepekan
  • PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS): menopang 5,87 poin untuk IHSG, naik 12,38% selama sepekan
  • PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC): menopang 5,52 poin untuk IHSG, naik 6,65% selama sepekan
  • PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS): menopang 5,42 poin untuk IHSG, naik 8,81% selama sepekan
  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI): menopang 4,72 poin untuk IHSG, naik 0,79% selama sepekan
  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): menopang 4,52 poin untuk IHSG, naik 5,93% selama sepekan
  • PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) menopang 4,30 poin untuk IHSG, naik 8,73% selama sepekan.

Pergerakan IHSG turut mengalami koreksi sebesar 1,37% dan ditutup di level 8.951,010, dari posisi 9.075,406 pada pekan lalu. Meski demikian, IHSG sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa dengan penutupan di level 9.134,700 pada perdagangan Selasa (20/1).

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Karunia Putri