IHSG Sesi I Naik 1,18% ke 8.329, Emiten Boy Thohir (EMAS) Crossing Jumbo Rp2,9 T
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup di zona hijau, naik 1,18% ke 8.329 pada perdagangan sesi pertama hari ini, Jumat (30/1). IHSG naik usai sempat mengalami trading halt selama dua hari beruntun pada 28–29 Januari 2026 kemarin.
IHSG merosot dalam dua hari terakhir akibat pengumuman MSCI yang menangguhkan rebalancing indeks saham Indonesia karena kekhawatiran kepemilikan terkonsentrasi. Hal ini menyebabkan bobot Indonesia di Morgan Stanley Capital International (MSCI) Emerging Markets berpotensi turun.
Seiring menghijaunya IHSG, saham afiliasi konglomerat Garibaldi Thohir atau Boy Thohir mencatatkan transaksi crossing jumbo. Berdasarkan D’Origin, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mencatatkan crossing di harga Rp 6.400 dengan nilai transaksi jumbo senilai Rp 2,97 triliun.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham siang ini sebesar Rp 22,24 triliun dengan volume 33,58 miliar saham dan frekuensi sebanyak 2,05 juta kali. Sebanyak 550 saham menguat, 181 saham terkoreksi, dan 78 saham tidak bergerak. Adapun kapitalisasi pasar IHSG sesi pertama ini sebesar Rp 15.051 triliun.
Dari sebelas sektor yang ada di BEI, delapan terpantau di zona hijau. Sektor yang mencatat kenaikan terbesar yakni transportasi naik 5,64%. Adapun saham di sektor tersebut yang terpantau hijau yakni PT Blue Bird Tbk (BRID) naik 2,12% ke Rp 1.685.
Bursa saham Asia justru didominasi turun. Indeks Hang Seng turun 1,78%, Straits Times tergelincir 0,16%, dan Shanghai Composite tergelincir 1,19%. Sedangkan Nikkei naik 0,09%.
Saham top gainers:
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) naik 6,40% ke Rp 266
- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) naik 6,67% ke Rp 3.680
- PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) naik 6,31% ke Rp 1.095
Saham top losers:
- PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) turun 9,73% ke Rp 102
- PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) turun 5,59% ke Rp 790
- PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) turun 5,22% ke Rp 1.815