Prajogo Pangestu Kembali Lepas 57 Juta Saham CUAN demi Tambah Porsi Free Float
Pengusaha nasional Prajogo Pangestu dilaporkan kembali melepas sejumlah saham miliknya di PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) pada pertengahan April ini. Hal itu terungkap dari laporan kepemilikan saham yang disampaikannya kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Selasa (21/4) kemarin.
Aksi tersebut menyebabkan jumlah kepemilikan saham sang konglomerat di CUAN turun dari 92,62 miliar menjadi 92,56 miliar saham. Seiring dengan itu, porsi hak suara Prajogo juga mengalami sedikit penurunan, dari sebelumnya 82,3888% menjadi 82,3379%.
Seluruh transaksi diklasifikasikan sebagai penjualan saham biasa dengan harga bervariasi sesuai tanggal pelaksanaan. "Tujuan transaksi ini adalah untuk menambah saham free float (di CUAN)," ungkap Prajogo dalam laporan yang dirilis melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Rabu (22/4).
Free float adalah porsi saham perusahaan yang beredar di publik dan dapat diperdagangkan secara bebas. Saham di sini tidak termasuk saham yang dimiliki oleh pemegang saham pengendali, mayoritas, komisaris, direksi, maupun karyawan perusahaan yang bersangkutan.
Secara kronologis, transaksi yang dilakukan Prajogo dimulai pada Kamis (16/4) pekan lalu. Pada hari itu, dia melakukan tiga kali penjualan saham, masing-masing sebanyak 13,43 juta saham di harga Rp 1.561 per saham; kemudian 12 juta saham di harga Rp 1.545, serta; 1,04 juta saham di harga Rp 1.533.
Selanjutnya pada Jumat (17/4), penjualan berlanjut dengan dua transaksi tambahan. Ia melepas 12,6 juta saham pada harga Rp 1.590 per saham dan 18,07 juta saham di harga Rp 1.600 per saham.
Secara keseluruhan, total saham yang dilepas Prajogo pada dua hari tersebut mencapai sekitar 57,16 juta saham. Aksi ini berdampak pada penurunan tipis kepemilikan, namun tidak mengubah status Prajogo selaku pengendali atas emiten batu bara tersebut.
Dengan tetap mempertahankan status sebagai pengendali, langkah divestasi terbatas tersebut mencerminkan strategi penyeimbangan antara kebutuhan likuiditas pasar dan kontrol atas perusahaan.
Sebelumnya, BEI resmi melakukan penyesuaian definisi saham free float, dan menaikkan batas minimum free float bagi emiten-emiten untuk tetap tercatat di pasar modal menjadi 15% dari jumlah saham tercatat. Kebijakan itu berlaku mulai sejak 1 April lalu.
Berdasarkan data terkini, porsi saham free float di CUAN telah mencapai 15,87%. Sementara pada pembukaan perdagangan pagi ini pukul 09.08 WIB, harga saham CUAN bertengger di level Rp 1.510 atau terkoreksi 1,31%.