Grup usaha Prajogo Pangestu kembali menjadi sorotan pasar modal lewat sederet aksi korporasi anak-anak usahanya. Dari energi baru terbarukan, pertambangan, hingga petrokimia. Mana yang menarik?
CUAN menargetkan kontribusi PT Petrosea Tbk (PTRO) terhadap pendapat perusahaan dapat mencapai 50% pada tahun depan, terutama setelah mengakuisisi Grup Hafar dan HBS.
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (PTRO) menyiapkan strategi pertumbuhan pendapatan melalui akuisisi, baik secara organik maupun anorganik di sektor pertambangan dan energi.
Jajaran emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu berbondong-bondong masuk ke dalam indeks bergengsi Morgan Stanley Capital International (MSCI). Terbaru emiten dengan kapitalisasi besar BREN ikut mas
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) mengumumkan aksi korporasi baru yang melibatkan anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya, yaitu PT Volta Daya Energi Indonesia (VDEI).
Investor asing masih mencatatkan transaksi beli bersih di dua saham emiten milik Prajogo Pangestu, PT PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) pada Selasa (7/10).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,53 poin atau 0,52% ke level 8.182 pada penutupan perdagangan sesi pertama, Selasa (7/10). Pada perdagangan hari sebelumnya IHSG ditutup di level 8.139.
Sejumlah saham yang terafiliasi dengan pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam melonjak sepanjang tahun. Dua di antaranya bahkan telah melonjak hingga ribuan persen.
Pergerakan IHSG hari ini diwarnai transaksi crossing saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), hingga PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN).
Mayoritas harga saham emiten-emiten yang masuk dalam daftar konstituen hasil tinjauan atau rebalancing indeks bergengsi MSCI per Agustus 2025 terpantau naik hari ini.
Aksi sejumlah pemegang saham emiten grup konglomerat Tanah Air Prajogo Pangestu melepas kepemilikan saham menjadi sorotan. Apalagi aksi tersebut dilakukan di tengah fluktuasi harga saham.