Wall Street Melesat, Saham AI dan Teknologi Kembali Diburu Investor

NYSE
Bursa efek New York atau Wall Street
Penulis: Karunia Putri
4/8/2026, 06.22 WIB

Indeks bursa Wall Street di Amerika Serikat ditutup naik pada perdagangan Senin (3/8) waktu setempat. Kenaikan ini ditopang melesatnya saham-saham teknologi berkapitalisasi besar.

Dow Jones naik 693,38 poin atau 1,32% ke level 53.178,41. Indeks S&P 500 tumbuh 1,48% menjadi 7.600,50. Adapun Nasdaq Composite melesat 2,13% ke level 25.913,90.

Manajer portofolio Argent Capital Management Jed Ellerbroek mengatakan, investor kembali optimistis terhadap saham-saham teknologi setelah sejumlah perusahaan membukukan laba yang melampaui ekspektasi.

"Pasar mulai menilai bahwa belanja modal perusahaan teknologi besar menghasilkan tingkat pengembalian investasi yang menarik," kata Ellerbroek dikutip dari CNBC Internasional, Selasa (4/8).

Menurut dia, perusahaan semikonduktor dan penerima manfaat dari belanja pusat data mencatat pertumbuhan lebih dari dua kali lipat pada kuartal kedua. Meski sempat mengalami koreksi tajam pada Juli, fundamental industrinya tidak berubah.

"Permintaan terhadap komputasi berakselerasi masih jauh lebih besar dibandingkan pasokannya, dan kesenjangan itu belum menyempit," ujarnya.

Dia menambahkan, perusahaan raksasa komputasi awan (cloud computing) berada dalam posisi yang sangat kuat, sementara industri semikonduktor masih berada dalam fase pertumbuhan yang pesat.

Kenaikan pasar dipimpin oleh sektor layanan komunikasi dan teknologi. Saham Meta Platforms melonjak 6%. Amazon juga naik lebih dari 4%, sehingga kapitalisasi pasarnya menembus rekor US$ 3 triliun dan mencatat harga penutupan tertinggi baru.

Di sisi lain, Nvidia menguat hampir 3%, sedangkan Alphabet dan Microsoft masing-masing naik hampir 5%.

Pergerakan tersebut berbalik tajam dibandingkan kinerja sektor teknologi sepanjang Juli. Saat itu, ETF State Street Technology Select Sector SPDR (XLK) anjlok hampir 8% karena investor khawatir terhadap besarnya belanja perusahaan untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI).

Sentimen positif di pasar juga didorong oleh penurunan harga minyak. Minyak mentah Brent turun 4,73% menjadi US$ 83,77 per barel, sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melemah 5,11% ke US$ 80,34 per barel.

Trump pada akhir pekan lalu mengatakan telah membatalkan rencana serangan terhadap Iran dan menyatakan pembicaraan antara kedua negara akan kembali dilanjutkan pada Senin. Sebelumnya, sejumlah media AS melaporkan pada Jumat bahwa Trump tengah menyiapkan gelombang serangan baru karena peluang penyelesaian konflik melalui negosiasi semakin mengecil, sehingga harga energi sempat melonjak.

Mitra sekaligus manajer portofolio Founder ETFs Michael Monaghan mengatakan meredanya ancaman AS terhadap Iran ikut mendorong penguatan pasar. Tekanan terhadap saham-saham yang berkaitan dengan AI juga mulai berkurang.

"Beban aksi jual saham AI mulai hilang setelah likuidasi pekan lalu. Selain itu, pasar sebelumnya sempat khawatir akan muncul ketidakstabilan baru di Timur Tengah selama akhir pekan," kata Monaghan.

Menurut dia, meski ketegangan di Timur Tengah kerap muncul dan mereda setiap pekan, nada pernyataan para pemimpin kini menunjukkan adanya upaya serius untuk mencari penyelesaian konflik.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS juga turun seiring mulai meredanya kekhawatiran terhadap inflasi. Yield obligasi Treasury tenor 10 tahun turun hampir 6 basis poin menjadi sekitar 4,688%.

Meski demikian, pendiri Vital Knowledge Adam Crisafulli mengatakan investor masih menahan euforia. Menurutnya, pasar pernah menghadapi situasi serupa dan konflik tersebut kemungkinan masih akan berlangsung sebelum benar-benar mencapai penyelesaian, jika memang dapat diselesaikan.

Perdagangan Senin menjadi awal Agustus, ketika indeks-indeks utama Wall Street berupaya kembali stabil setelah mengalami volatilitas tinggi sepanjang Juli. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Karunia Putri