Rosan Sebut Danantara Beli Saham GOTO Demi Kesejahteraan Pengemudi

Katadata/Fauza Syahputra
Pengemudi ojek online Gojek membawa penumpang di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (19/5/2025).
6/5/2026, 12.14 WIB

Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, Danantara masuk sebagai pemegang saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) untuk meningkatkan kesejahteraan para pengemudi ojek online (ojol).

"Kami sudah mulai masuk GOTO, makanya bisa ada dan lahirlah kebijakan-kebijakan yang menyejahterakan ojol," kata Rosan di Istana Merdeka Jakarta, pada Selasa (5/5) malam. 

Kebijakan yang disebut Rosan mengacu pada keputusan Presiden Prabowo Subianto yang merilis Peraturan Presiden Nomor 27 tahun 2026. Perpres tersebut memangkas potongan komisi aplikator ojol dari 10-20% menjadi maksimal 8%. 

"Arahan Bapak Presiden, (komisi) 8% maksimal dan itu segera dilaksanakan sehingga kesejahteraan ojol bisa meningkat ke depannya," ujarnya.

Menteri Investasi dan Hilirisasi itu juga mengatakan masuknya Danantara sebagai pemegang saham GOTO turut mendorong adanya perluasan perlindungan pengemudi ojol, seperti BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan yang ditanggung oleh perusahaan. 

Manfaat lainnya adalah peningkatan manfaat Bantuan Hari Raya (BHR) agar dapat dilipatgandakan bagi para pengemudi. "Pada saat pembahasan BHR, itu juga sebetulnya dari kami yang bicara agar dilipatgandakan," kata Rosan. 

Rosan enggan mengatakan kapan Danantara membeli saham GOTO. Meski begitu, ia memberi sinyal Danantara masuk ke GOTO saat para aplikator memberikan bantuan BHR kepada pengemudi. 

Rosan tidak berkenan merinci berapa banyak saham GOTO yang dikantongi Danantara saat ini. Ia hanya bicara bahwa proses pembelian saham GOTO masih berjalan. "Masih berlanjut, bertahap," ujarnya.

Porsi Saham Danantara di GOTO Masih Minoritas

Manajemen PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menyebut pemerintah melalui Danantara Indonesia sudah masuk menjadi pemegang sahamnya. Namun, jumlah saham yang dimiliki Danantara saat ini belum signifikan.

Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan GOTO, R.A. Koesoemohadiani, mengatakan perusahaan memahami Danantara telah melakukan pembelian saham GOTO melalui bursa dengan porsi kurang dari 1% dari total saham beredar.

"Perseroan menyambut baik investasi tersebut, sebagaimana juga investasi dari seluruh pemangku kepentingan lainnya, sebagai cerminan kepercayaan yang berkelanjutan terhadap fundamental usaha, kinerja, serta prospek jangka panjang Perseroan," ucap Koesoemohadiani dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (5/5).

Ia mengatakan, investasi yang dilakukan oleh pemerintah melalui Danantara itu menjadi dorongan positif bagi GOTO untuk terus menjalankan kegiatan usaha secara berkelanjutan. Manajemen GOTO menegaskan akan menjaga prinsip profesionalitas dan terus berlandaskan pada tata kelola perusahaan yang baik.

Hingga Rabu (6/5) pukul 12.00 WIB, harga saham GOTO masih stagnan di level Rp 50 per saham. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu