AS-Tiongkok Berpotensi Damai, Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 14.175/Dolar

ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI
Seorang petugas bank menghitung mata uang dolar Amerika Serikat (AS). Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pagi ini kembali dibuka melemah. Rupiah diperdagangkan di level Rp 14.175 per dolar AS atau melemah 0,09% dibandingkan posisi penutupan Senin (7/10) di level Rp 14.162 per dolar AS.
8/10/2019, 09.19 WIB

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi hari ini, Selasa (8/10) kembali dibuka melemah. Mengutip Bloomberg, rupiah turun 0,09% atau 13 poin ke level Rp 14.175 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya di level Rp 14.162 per dolar AS.

Selain rupiah, beberapa mata uang Asia juga mencatatkan pelemahan terhadap mata uang Negeri Paman Sam. Yen Jepang tercatat melemah 0,04%, dolar Hongkong 0,01%, rupee India 0,19%, yuan Tiongkok 0,36%, ringgit Malaysia 0,02% dan baht Thailand 0,04%.

Meski mayoritas mata uang Asia tumbang, beberapa mata uang lainnya berhasil menguat, seperti dolar Singapura berhasil menguat 0,02%, dolar Taiwan 0,22%, won Korea Selatan 0,07%, dan peso Filipina 0,1%.

Ekonom Permata Bank Josua Pardede mengatakan saat ini dolar AS memang diperdagangkan menguat terhadap mata uang utama. "Ini menyusul laporan yang menyebutkan bahwa pemerintah Tiongkok berpotensi menyetujui beberapa poin kesepakatan dengan pemerintah AS," kata Josua kepada Katadata.co.id, Selasa (8/10).

(Baca: Cadangan Devisa Turun, Rupiah Melemah ke 14.162 per Dolar AS)

Halaman:
Reporter: Agatha Olivia Victoria