Inflasi Produsen Kuartal II Turun Tajam, Harga Produk Tambang Jeblok
Harga-harga barang di level produsen semakin terkendali memasuki kuartal kedua tahun ini, tercermin dari inflasi sebesar 1,56% secara tahunan. Level tersebut merupakan yang terendah sejak awal 2021.
Inflasi produsen sepanjang kuartal kedua tersebut menyusut jauh di bawah kuartal pertama yang masih di atas 6%. Sementara, secara kuartalan, harga-harga di level produsen itu mencatat deflasi 0,98%.
Indeks harga produsen tersebut dihitung berdasarkan kenaikan harga di tiga sektor yakni pertanian, pertambangan dan penggalian, serta industri pengolahan. Penurunan secara tahunan tersebut terutama berasal dari sektor pertambangan dan industri pengolahan, sementara harga produsen di sektor pertanian meningkat.
Harga-harga produk pertanian di level produsen meningkat pada kuartal kedua. Ini tercermin dari inflasi sebesar 6,49% secara tahuan, meningkat dibandingkan kuartal sebelumnya 6,05%.
"Inflasi pada sektor ini dipengaruhi oleh naiknya indeks harga di seluruh subsektor di sektor pertanian. Tiga inflasi tertinggi di sektor pertanian adalah subsektor tanaman bahan makanan 10,53%, subsektor peternakan 5,55%, subsektor perikanan 5,09%," demikian dikutip dari laporan BPS, Senin (1/8).
Harga-harga produk tambang di level produsen juga turun tajam. Hal ini tercermin dari indeks harga produsen yang mengalami deflasi 11,96% secara tahunan, pembalikan dari kuartal sebelumnya yang masih inflasi tinggi mencapai 19,72%. Penurunan tajam ini terutama terjadi di subsektor pertambangan, sedangkan subsektor penggalian masih mencatat inflasi.
Tekanan harga di level produsen turut terjadi sektor industri pengolahan semakin melandai. Ini tercermin dari inflasi sebesar 3,47%, lebih rendah dari kuartal sebelumnya di 4,31%.
Mayoritas subsektor industri pengolahan mencatat penurunan inflasi seperti industri kertas, penggilingan minyak hingga industri pengolahan dan pengawetan daging dan buah. Namun harga-harga di level produsen subsektor penggilingan padi, industri pupuk, industri mesin dan elektronik serta perabotan rumah tangga mencatat inflasi lebih tinggi dibandingkan awal tahun ini.