Foto: Sudut-sudut Bencana Alam di Tanah Air

Muhammad Zaenuddin|Katadata
8/12/2021, 07.30 WIB

Sepekan terakhir, bencana alam terjadi di beberapa wilayah, mulai dari banjir rob, banjir bandang di Malang, hingga erupsi Gunung Semeru beberapa hari lalu. Sedikit banyak ini terkait dengan perubahan iklim.

Menurut Badan Penanggulangan Bencana Nasional, pemanasan global terjadi sejak abad 20, ketika revolosi industri dimulai di negara-negara Eropa. Akselerasi industri memicu efek rumah kaca. Emisi gas CO2 di udara membesar, sehingga mengakibatkan perubahan suhu golobal. Kondisi siklus metereologi dan geologi juga terpengaruh. Hal ini yang turut memicu sejumlah bencana alam.

Perubahan iklim yang menyebabkan bencana alam tentu mempengaruhi perekonomian negara. Setiap tahun, Kementerian Keuangan mencatat rata-rata kerugian akibat bencana mencapai Rp 22,85 triliun. Direktur Pengelolaan Risiko Keuangan Negara, Kemenkeu, Heri Setiawan menyatakan, tiga bencana alam besar (gempa bumi, kebakaran, dan banjir) menjadi penyumbang terbesar sekitar 76,7 %.

Risiko bencana bisa berupa hilangnya keberfungsiaan masyarakat, korban, kerugian material, kerusakan fisik dan kerusakan lingkungan. Berikut ini potret sejumlah bencana alam yang melanda Tanah Air sepekan terakhir.