Bank Mandiri dan Jaringan Prima Gelar UMKM Merah Putih 2023

Bank Mandiri
UMKM Merah Putih 2023 menargetkan 2.000 UMKM go digital baru.
Penulis: Dini Hariyanti
14/11/2023, 20.58 WIB

Bank Mandiri terus memperluas kolaborasi untuk mendukung perkembangan UMKM.

Kali ini, perseroan berkolaborasi dengan PT Rintis Sejahtera (Jaringan Prima) untuk menggelar program UMKM Merah Putih 2023.

Acara tersebut bertajuk “Accelerate Growth Through Digital Innovation”. Fokusnya kepada peningkatan kemampuan adaptasi serta perkembangan bisnis terhadap ekosistem digital.

Senior Executive Vice President Micro & Consumer Finance Bank Mandiri Josephus K. Triprakoso mengatakan, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari event serupa tahun lalu. Pada tahun ini akan berlangsung pada 14-17 November 2023.

“Rangkaian acara UMKM Merah Putih merupakan wadah bagi para pelaku UMKM agar terus berkembang dan bertransformasi. Inisiatif ini juga selaras dengan program pemerintah untuk menyukseskan UMKM naik kelas dan go digital,” ucapnya dikutip dari siaran pers, Selasa (14/11).

Josephus menuturkan pula bahwa kini tren belanja masyarakat sudah beralih dari luring ke daring. Para pelaku UMKM harus bisa menyesuaikan diri dengan tren baru ini agar bisa menjual produk unggulan mereka ke lebih banyak orang.

“Terlebih, produk UMKM Indonesia telah memiliki kualitas yang sangat baik dan punya kapasitas untuk bersaing di pasar lokal maupun global,” ucapnya. 

Bank Mandiri menilai, potensi UMKM di Tanah Air terbilang besar dan berpotensi terus tumbuh seiring kemajuan teknologi. Untuk menjawab tantangan ini, program UMKM Merah Putih 2023 memiliki beberapa kegiatan mulai dari bazar luring UMKM dan pelatihan online maupun offline.

Dihelat di Assembly Hall, Menara Mandiri Lantai 9, Jakarta Selatan, Bazar Offline UMKM menjadi ajang showcase produk andalan UMKM. Ditargetkan hadir 3.000 lebih pengunjung yang datang secara langsung.

UMKM yang terlibat antara lain puluhan UMKM Rumah Binaan (RB) Bank Mandiri dan Kementerian BUMN, mitra binaan Ikatan Istri Karyawan Bank Mandiri (IIKBM) dan Johnny Andrean Group serta alumni program Mandiri Sahabatku (MS) bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Selain itu, di dalam kegiatan UMKM Merah Putih juga diselenggarakan pelatihan online dan offline. Gambaran materi, misalnya cara memasarkan dan mempromosikan produk, serta pentingnya memiliki dokumen legalitas usaha.

Selain itu, Bank Mandiri juga berkolaborasi dengan mitra e-commerce Tokopedia untuk mendukung transformasi digital para pelaku UMKM.

Josephus berpendapat, pelaku UMKM harus memiliki platform untuk terus berinovasi dan berpartisipasi di dalam proses digitalisasi. Tidak hanya dalam hal pemasaran produk tetapi juga terkait penggunaan solusi pembayaran digital yang lebih praktis dan efisien.

“Bank Mandiri akan selalu mendukung dan memenuhi kebutuhan para pelaku UMKM dengan menyediakan layanan yang berkualitas dan terpercaya,” ucapnya.

Di dalam program UMKM Merah Putih kali ini, diharapkan lebih dari 2.000 pelaku UMKM bisa Go Digital dan memaksimalkan teknologi untuk mendorong pertumbuhan bisnis ke depan yang mampu berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi di dalam negeri.

Pada sisi lain, Bank Mandiri juga terus berupaya untuk meningkatkan penyaluran kredit ke segmen UMKM. Hasilnya, sampai dengan akhir September 2023 total penyaluran kredit Bank Mandiri ke segmen small and medium enterprises (SME) tumbuh 12,1 persen secara year on year (YoY). Dan kredit Bank Mandiri ke segmen mikro juga berhasil tumbuh 10,1 persen YoY menjadi Rp161,4 triliun.

"Kami berharap, program UMKM Merah Putih dapat menambah kontribusi bagi kemajuan dan kesejahteraan UMKM di Indonesia," tutur Josephus.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.