Profitabilitas empat bank besar di Indonesia, yakni Bank Central Asia (BBCA), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Mandiri (BMRI), dan Bank Negara Indonesia (BBNI) menurun saat pandemi Covid-19. Penurunan tersebut disebabkan masing-masing bank menaikkan dana pencadangan untuk mengantisipasi terjadinya kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL).

Secara rinci, BCA mengantongi laba bersih Rp 20 triliun pada kuartal III-2020, turun 4,25% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy). BRI meraup laba bersih sebesar Rp 14,15 triliun atau turun 43%. Mandiri mendapatkan laba bersih sebesar Rp 14,03 triliun atau turun 30,7%. Sedangkan BNI hanya meraih laba bersih Rp 4,32 triliun atau turun 63,9% (yoy).

Di sisi lain, BCA meningkatkan dana pencadangan hingga 160,6% menjadi Rp 9,1 triliun. BRI menambah dana pencadangan hingga 24,2% menjadi Rp 19,4 triliun. Sementara Mandiri dan BNI masing-masing menjadi Rp 15,7 triliun (52,8%) dan Rp 13,97 triliun (157,4%).