Energi Potensial: Definisi, Jenis, dan Rumusnya

ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/rwa.
Petir terlihat di kawasan pesisir Indramayu, Jawa Barat, Senin (14/12/2020). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan potensi gelombang disertai hujan dan petir masih akan terjadi di laut Jawa.
Penulis: Fathnur Rohman
Editor: Safrezi
4/11/2021, 08.52 WIB

Jenis Energi Potensial

Setelah memahami apa itu definisi energi potensial, maka pembahasan selanjutnya adalah mengenal jenis-jenis energi potensial. Dalam ilmu fisika terdapat dua jenis energi yang diklasifikasikan sebagai energi potensial, yaitu energi potensial listrik dan energi potensial pegas. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Energi Potensial Listrik

Merujuk dari buku Fisika SMA Kelas XII, energi potensial listrik adalah energi yang dipengaruhi gaya gravitasi (listrik). Maksud dari penjelasan ini yaitu, suatu energi yang tersimpan dalam sebuah benda yang jatuh dari atas ketinggian ke tanah.

Saat benda itu mulai jatuh, energi potensial diubah menjadi energi kinetik. Energi ini sama dengan energi potensial benda yang disimpan pada sistem. Saat benda diam di tanah, energi kinetik diubah menjadi energi kalor.

Energi potensial listrik juga bisa didefinisikan sebagai suatu usaha melawan gaya listrik. Sebuah benda diupayakan untuk dipindah dari posisi a ke posisi b. Terdapat dua elemen utama pada energi potensial listrik. Elemen pertama yaitu posisi terhadap objek bermuatan listrik serta muatan listrik tersebut. Energi potensial listrik bisa diukur dalam satuan joule.

Dari penjelasan di atas kesimpulan yang bisa diambil adalah, energi potensial listrik merupakan energi yang erat kaitannya dengan usaha melawan gaya listrik atau gaya gravitasi.

2. Energi Potensial Pegas

Benda yang bersifat elastis memiliki energi potensial. Makanya, energi ini sering disebut sebagai energi potensial pegas. Energi potensial pegas dihasilkan dari gaya regang. Besarnya energi potensial pegas bergantung pada seberapa kuat gaya tekan pada benda tersebut.

Contoh benda-benda yang memiliki energi potensial pegas adalah karet, pegas, dan sebagainya. Benda seperti ini sangat mudah dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Kita bisa menguji energi potensial pada bola yang diletakan di atas pegas. Energi potensial dalam pegas tidak akan muncul jika pegas itu tidak diregangkan.

Begitulah penjelasan tentang dua jenis energi potensial, yaitu energi potensial listrik berkaitan dengan usaha melawan gaya listrik, serta energi potensial pegas. Sebuah energi potensial dari benda bersifat elastis. Pembahasan berikutnya adalah rumus energi potensial.

Rumus Energi Potensial

Energi potensial bisa ada karena efek dari gaya gravitasi. Mengutip dari situs sumber.belajar.kemdikbud.go.id, energi potensial bisa dirumuskan sebagai berikut:

  • Ep = m × g × h

Keterangan:

  • Ep = Energi potensial (J)
  • m = massa benda (kg)
  • g = percepatan gravitasi (m/s2)
  • h = tinggi benda dari permukaan tanah (meter)

Demikian ulasan tentang energi potensial. Materi ini mungkin sudah diajarkan di bangku sekolah. Namun, tidak ada salahnya Anda mempelajarinya kembali.

Halaman: