5 Merek Kosmetik Ilegal Terbaru yang Diungkap BPOM

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menunjukkan bahan dan kosmetik ilegal berbahaya dalam konferensi pers penggerebekan pabrik di kompleks pergudangan Elang Laut, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta, Kamis (16/3/2023). BPOM menyegel pabrik kosmetik dan menyita alat produksi, bahan kimia, serta produk-produk mereka senilai Rp7,7 miliar karena tidak memiliki izin edar dan menggunakan bahan berbahaya.
Penulis: Nadhira Shafa
Editor: Safrezi
28/11/2023, 18.46 WIB

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis lima merek kosmetik ilegal yang paling banyak dijumpai di marketplace.Temuan ini berdasarkan patroli siber yang dilakukan selama Januari-September 2023.

Melalui akun instagram resmi, BPOM menyebutkan ada lima merek kosmetik ilegal terbaru yang ditemukan. Produk kosmetik ilegal itu mengandung bahan berbahaya,seperti merkuri, hidrokuinon, dan steroid. Selain itu, produk tersebut tidak memiliki izin edar dan/atau mengandung bahan berbahaya atau dilarang.

Berikut ini 5 merek kosmetik ilegal yang beredar di marketplace menurut BPOM.

BPOM UNGKAP PABRIK KOSMETIK ILEGAL BERBAHAYA (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.)

5 Merek Kosmetik Ilegal yang Diungkap BPOM

  • Krim HN

Krim HN adalah brand kosmetik ilegal yang dicantumkan BPOM. Terdapat 8116 link penjualan terkait Krim HN ini di marketplace. Produk HN digolongkan dalam produk kosmetik ilegal karena tanpa izin edar dan mengandung bahan berbahaya, yaitu merkuri.

  • Krim Diamond

Krim Diamond memiliki packaging kardus mungkin berwarna hijau keemasan, dan di dalamnya berbentuk jar berwarna hijau emerald. Terdapat temuan 6986 link penjualan Krim Diamond. Krim ini juga digolongkan dalam produk kosmetik ilegal karena tanpa izin edar dan mengandung bahan berbahaya, yaitu merkuri.

  • Tabita Skincare

Tabita Skincare juga masuk dalam daftar kosmetik ilegal BPOM. Kosmetik Tabita termasuk produk tanpa izin edar dan mengandung bahan berbahaya atau dilarang yaitu merkuri dan hidrokuinon. Terdapat 3.778 link penjualan terkait dengan Tabita Skincare.

  • Tati Skincare

Tati Skincare termasuk kosmetik ilegal di marketplace yang ditemukan BPOM karena tidak memiliki nomor izin edar. Selain itu dalam produk ini juga mengandung bahan berbahaya seperti merkuri, hidrokuinon dan tretinoin. Ditemukan 1.791 link penjualan di marketplace yang menyediakan Tati Skincare.

  • HB Dosting

Terdapat 1.447 link penjualan terkait dengan brand kosmetik HB Dosting. Produk yang dijual adalah hand and body lotion dengan dosis tinggi. HB Dosting tergolong dalam kosmetik tanpa izin edar dan mengandung bahan berbahaya atau dilarang yaitu hidrokuinon dan steroid.

Itulah 5 merek kosmetik ilegal yang dilarang oleh BPOM. Hindari membeli dan mengonsumsi produk-produk tersebut agar terhindar dari bahaya yang terkandung di dalamnya.