Baru Dilantik: Ini Daftar Dewan Penasihat Trump untuk Sains dan Teknologi
Ada beberapa dewan penasihat Trump untuk Sains dan Teknologi yang baru dilantik. Kehadiran para dewan penasihat ini diharapkan mampu mendukung visi presiden, sekaligus menghadirkan kebijakan yang berdampak signifikan bagi perekonomian dan inovasi nasional.
Pada hari Jumat, (27/3/2026), Presiden Donald J. Trump resmi menunjuk anggota pertama Dewan Penasihat Presiden untuk Sains dan Teknologi (PCAST). Dibentuk melalui Perintah Eksekutif, PCAST mengumpulkan para tokoh terkemuka di bidang sains dan teknologi di Amerika Serikat untuk memberikan nasihat langsung kepada Presiden serta menyusun rekomendasi terkait penguatan posisi kepemimpinan Amerika dalam sektor sains dan teknologi.
Hubungan antara industri teknologi dan pemerintahan Trump semakin dekat setelah konflik berulang dengan perusahaan media sosial, yang sebagian besar menjauhi Trump selama masa jabatan pertamanya. Misalnya, Mark Zuckerberg telah membangun kembali hubungan dengan Trump, yang sebelumnya menyebut Facebook sebagai "musuh rakyat" dan menuduh platform itu menyensor konten secara tidak adil untuk mendukung lawan politiknya.
Sejak itu, Zuckerberg bertemu berulang kali dengan Trump, menyumbang $1 juta untuk dana pelantikan, mempekerjakan mantan pejabat Trump di Meta, serta menyesuaikan sejumlah kebijakan agar selaras dengan pemerintahan Trump.
Daftar Dewan Penasihat Trump untuk Sains dan Teknologi yang Baru Dilantik
Melansir Reuters.com, Presiden AS Donald Trump telah menunjuk sejumlah tokoh penting dari industri teknologi untuk bergabung dalam Dewan Penasihat Presiden untuk Sains dan Teknologi (PCAST), yang fokus memberikan masukan terkait kebijakan kecerdasan buatan (AI) dan isu strategis lainnya. Di antara anggota awal yang berjumlah 13 orang yaitu
• CEO Meta Platforms, Mark Zuckerberg
• Ketua Eksekutif Oracle, Larry Ellison
• CEO Nvidia, Jensen Huang
• Pendiri Google, Sergey Brin
• CEO AMD, Lisa Su
Dewan Penasihat Trump ini akan dipimpin bersama oleh David Sacks dan Michael Kratsios. Berikut daftar Dewan Penasihat Trump selengkapnya, melansir Whitehouse.gov:
• Marc Andreessen
• Sergey Brin
• Safra Catz
• Michael Dell
• Jacob DeWitte
• Fred Ehrsam
• Larry Ellison
• David Friedberg
• Jensen Huang
• John Martinis
• Bob Mumgaard
• Lisa Su
• Mark Zuckerberg
Daftar Dewan Penasihat Trump akan Memperkuat Posisi Kepemimpinan AS Dalam AI
Langkah ini menegaskan prioritas Trump untuk memperkuat posisi kepemimpinan AS dalam AI, yang dianggap sebagai bidang persaingan strategis utama dengan China. Dewan Penasehat Trump diperkirakan akan bertambah hingga 24 anggota, dipimpin oleh pakar AI dan kriptografi Gedung Putih, David Sacks, dan penasihat teknologi Michael Kratsios.
Bergabungnya tokoh seperti Bob Mumgaard, CEO Commonwealth Fusion Systems, juga menunjukkan dukungan pemerintah terhadap industri fusi. Menurut Zuckerberg dan Nvidia, dewan ini akan membantu memperkuat posisi AS di bidang AI.
Kehadiran Dewan Penasihat Trump mencerminkan keselarasan yang lebih erat antara pemerintahan dan perusahaan teknologi besar. Sekaligus menjadi dorongan signifikan bagi investasi triliunan dolar di sektor AI yang diperkirakan akan terus tumbuh di bawah kepemimpinan Trump.
Di bawah kepemimpinan Presiden Trump, PCAST (President’s Council of Advisors on Science and Technology) akan menitikberatkan pada isu-isu terkait peluang dan tantangan yang muncul dari teknologi baru bagi angkatan kerja Amerika, sekaligus memastikan bahwa seluruh warga negara dapat berkembang di Era Keemasan Inovasi.
PCAST dapat menampung hingga 24 anggota, dan anggota tambahan akan diumumkan dalam waktu dekat. Sejak Presiden Franklin D. Roosevelt mendirikan Dewan Penasihat Sains pada tahun 1933, setiap presiden berikutnya telah membentuk versi PCAST mereka sendiri, yang terdiri dari para ilmuwan, insinyur, dan pemimpin industri terkemuka.
Daftar Dewan Penasihat Trump yang baru dilantik menunjukkan arah prioritas pemerintahan kedua Donald Trump, dengan fokus kuat pada teknologi, kecerdasan buatan, kripto, dan kebijakan ekonomi. Penunjukan tokoh-tokoh kunci seperti David Sacks, Susie Wiles, Kevin Warsh, serta masuknya nama-nama dari dunia teknologi seperti Mark Zuckerberg dan pimpinan Nvidia, mencerminkan upaya memperkuat posisi Amerika Serikat di sektor strategis.