Apa Itu CNG? Calon Pengganti LPG 3 Kg yang Diklaim Lebih Hemat dan Murah

ANTARA FOTO/Auliya Rahman/nz
Sejumlah warga antre membeli gas LPG 3 kilogram saat operasi pasar penyeimbang di Pasar Datah Manuah, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (5/7/2025). Pemerintah Kota Palangka Raya menyelenggarakan operasi pasar penyeimbang setiap Sabtu, selama Juli hingga Agustus dengan menyediakan 150 tabung gas subsidi pada setiap operasi pasarnya, yang dijual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp22 ribu.
Penulis: Tifani
Editor: Safrezi
8/5/2026, 10.40 WIB

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai menyiapkan pengembangan compressed natural gas (CNG) dalam tabung 3 kilogram (kg) sebagai alternatif pengganti LPG subsidi 3 kg. Sebelumnya, penggunaan CNG saat ini sudah diterapkan di sejumlah hotel, restoran, hingga dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kini, pemerintah mulai mengarahkannya untuk kebutuhan rumah tangga. Langkah ini muncul di tengah tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor elpiji serta kebutuhan untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Lantas apa itu CNG dan apakah lebih hemat dari gas LPG? Berikut ulasannya.

Apa Itu CNG?

Pasar penyeimbang LPG 3 kilogram di Palangka Raya (ANTARA FOTO/Auliya Rahman/YU)

Mengacu pada definisi dari Peraturan Presiden No. 64 Tahun 2012 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga Bahan Bakar Gas Untuk Transportasi Jalan, CNG atau compressed natural gas adalah bahan bakar yang berasal dari gas alam, terutama yang mengandung metana (C1). Gas jenis ini dipadatkan hingga bertekanan tinggi agar lebih mudah disimpan dan digunakan.

Melansir laman resmi PT PGN (PGAS), gas alam terdiri dari campuran unsur seperti hidrokarbon yang terdiri dari metana (C1), etana (C2), propana (C3), dan butana (C4). CNG sendiri terdiri dari 95 persen kadar metana.

Saking beragamnya unsur gas alam, pengolahan dan pemanfaatannya pun berbeda-beda. Gas alam bisa diolah menjadi LPG, jadi Liquefied Natural Gas (LNG), termasuk pula menjadi CNG.

Perbedaan utama antara CNG, LPG, dan LNG terletak pada keadaan fisiknya dan tekanan penyimpanannya. CNG disimpan dalam bentuk gas pada tekanan tinggi, sementara LPG dalam bentuk cair pada tekanan dan suhu moderat.

Sementara LNG diangkut dalam bentuk cair pada suhu sangat rendah. Melansir laman resmi PT PGN, CNG memiliki beberapa kelebihan dalam pemanfaatannya.

CNG menghasilkan emisi yang lebih rendah dibandingkan dengan bahan bakar konvensional, sehingga membantu mengurangi polusi udara. Harga CNG juga cenderung lebih stabil dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya karena gas alam kurang tunduk pada fluktuasi pasar minyak.

CNG juga menjadi salah satu sumber energi berkelanjutan karena diperoleh dari sumber gas alam yang melimpah, sehingga menjadikannya opsi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Namun dari berbagai kelebihan CNG yang telah dijabarkan, gas jenis itu juga tak luput dari kekurangan.

Menurut laman PT PGN gas jenis CNG memiliki beberapa kekurangan seperti infrastruktur pengisian CNG masih terbatas di beberapa wilayah, membatasi aksesibilitasnya. Selain itu CNG memerlukan ruang penyimpanan yang cukup besar, terutama untuk kendaraan bermotor, karena gas alam perlu dikompresi pada tekanan tinggi.

Apakah CNG Lebih Hemat dari Gas LPG?

Gas CNG memang diklaim lebih hemat 30 hingga 40 persen dibandingkan LPG. Pemerintah juga memproyeksikan harga CNG per tabung (untuk volume setara LPG 3 kg) berada di kisaran Rp10.000 hingga Rp12.000.

Secara harga, gas CNG akan lebih murah daripada harga eceran LPG saat ini. Berbeda dengan LPG yang sekitar 75 hingga 80 persen kebutuhannya masih harus diimpor, CNG berasal dari gas alam murni yang melimpah di dalam negeri.

Hal ini membuat harganya cenderung lebih stabil dan tidak terlalu terpengaruh oleh fluktuasi harga minyak mentah dunia. Tidak hanya itu, CNG adalah bahan bakar yang lebih bersih dan memiliki efisiensi energi yang tinggi, sehingga meminimalkan sisa pembakaran yang dapat mengotori peralatan masak atau mesin.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.