Upacara Penutupan Piala Dunia 2026: Hadirkan Pertunjukan Spektakuler 

Unsplash
Upacara penutupan Piala Dunia 2026
Penulis: Anggi Mardiana
Editor: Safrezi
17/7/2026, 16.30 WIB

Kapan upacara penutupan Piala Dunia 2026? Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya menjadi turnamen terbesar dalam sejarah sepak bola dengan keikutsertaan 48 negara, tetapi juga menghadirkan pengalaman hiburan yang lebih spektakuler dibandingkan edisi-edisi sebelumnya. Upacara penutupan Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2026 di Stadion New York New Jersey (MetLife Stadium), Amerika Serikat, sekitar 90 menit sebelum pertandingan final dimulai.

FIFA memastikan bahwa seremoni penutupan tahun ini dirancang sebagai perayaan perjalanan turnamen yang berlangsung selama 39 hari di tiga negara tuan rumah, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Melalui kolaborasi dengan Balich Wonder Studio, perusahaan kreatif yang dikenal menangani berbagai acara olahraga internasional, penonton akan disuguhkan pertunjukan yang memadukan musik, budaya, teknologi visual, dan semangat persatuan global.

Upacara Penutupan Piala Dunia 2026 Hadirkan Deretan Bintang Dunia

Upacara penutupan Piala Dunia 2026 (Unsplash)

FIFA telah mengumumkan sejumlah nama besar yang akan tampil dalam acara penutupan. Musisi Post Malone dipercaya sebagai penampil utama yang akan menghibur puluhan ribu penonton di stadion dan jutaan pemirsa di seluruh dunia. Selain itu, Robbie Williams, Laura Pausini, Nicole Scherzinger, Jennifer Hudson, serta kreator konten IShowSpeed juga masuk dalam daftar pengisi acara.

Aktor Hollywood Tom Cruise dijadwalkan hadir sebagai tamu spesial dalam seremoni tersebut. Kehadirannya menjadi salah satu daya tarik yang memperkuat konsep hiburan berskala global yang diusung FIFA.

Jennifer Hudson juga akan membawakan lagu kebangsaan Amerika Serikat sebelum kick-off dimulai. Penampilan penyanyi peraih penghargaan Emmy, Grammy, Oscar, dan Tony (EGOT) tersebut diproyeksikan menjadi salah satu momen emosional menjelang pertandingan puncak.

Menurut FIFA, keseluruhan pertunjukan diselenggarakan untuk menghormati perjalanan seluruh peserta turnamen, sekaligus mencerminkan keberagaman budaya dari 16 kota penyelenggara di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Konsep tersebut diharapkan mampu memperlihatkan bahwa sepak bola menjadi bahasa universal yang mampu menyatukan masyarakat dunia.

Fakta Menarik Upacara Penutupan Piala Dunia 2026

Upacara penutupan Piala Dunia 2026 menghadirkan sejumlah inovasi yang belum pernah diterapkan pada penyelenggaraan Piala Dunia sebelumnya. Salah satunya yaitu hadirnya pertunjukan hiburan yang lebih besar menjelang laga final, serta penyelenggaraan halftime show resmi untuk pertama kalinya dalam sejarah final Piala Dunia FIFA.

Halftime show tersebut dikurasi oleh Chris Martin dari Coldplay dan akan menghadirkan sejumlah musisi internasional sebagai bagian dari kolaborasi FIFA dengan Global Citizen. Langkah ini menunjukkan upaya FIFA untuk menggabungkan olahraga dan industri hiburan, sehingga mampu menjangkau audiens global yang lebih luas.

Selain itu, teknologi pencahayaan modern, efek visual berskala besar, tata panggung dinamis, hingga partisipasi penonton di dalam stadion menjadi bagian dari konsep acara. FIFA menyebut seremoni ini akan menjadi penghormatan terhadap perjalanan turnamen bersejarah yang melibatkan 48 tim peserta untuk pertama kalinya.

Tidak hanya fokus pada hiburan, acara penutupan juga akan mengangkat nilai persatuan, sportivitas, dan keberagaman budaya. Seluruh pertunjukan dirancang agar mampu menggambarkan semangat kompetisi yang telah berlangsung sejak fase grup hingga partai final.

Setelah seremoni selesai, perhatian dunia akan langsung tertuju pada pertandingan final yang mempertemukan dua tim terbaik turnamen. Laga tersebut akan menjadi penutup perjalanan panjang Piala Dunia 2026, sekaligus menentukan negara yang berhak mengangkat trofi paling bergengsi di sepak bola internasional.

Dengan kombinasi artis papan atas, serta inovasi hiburan yang belum pernah diterapkan sebelumnya, FIFA berharap acara ini dapat memberikan pengalaman berbeda bagi para penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Upacara penutupan Piala Dunia 2026 diproyeksikan menjadi salah satu seremoni olahraga paling megah dalam sejarah FIFA. Mulai dari penampilan musisi internasional, kehadiran tokoh dunia, hingga konsep visual modern, seluruh rangkaian acara dirancang untuk menutup turnamen dengan perayaan yang spektakuler, sekaligus menegaskan bahwa sepak bola merupakan ajang yang menyatukan berbagai budaya dan bangsa di seluruh dunia.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.