Cara Cek Desil DTSEN Secara Online 2026, Bisa Pakai NIK
Masyarakat kini dapat melakukan cek status DTSEN secara online untuk mengetahui informasi terkait data sosial ekonomi dan desil kesejahteraan keluarga. Pengecekan dapat dilakukan menggunakan NIK 16 digit sesuai KTP melalui layanan resmi Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos).
Data yang digunakan dalam layanan tersebut bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Hasil pencarian dapat menunjukkan informasi desil yang menjadi salah satu dasar dalam menentukan sasaran sejumlah program bantuan sosial pemerintah.
Apa Itu DTSEN dan Desil?
DTSEN merupakan basis data tunggal yang memuat informasi sosial dan ekonomi individu maupun keluarga. Data tersebut digunakan untuk mendukung berbagai program pemerintah, termasuk penyaluran bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.
Dalam layanan Cek Bansos, masyarakat dapat melihat desil kesejahteraan keluarga. Desil terbagi menjadi 10 kelompok, dengan masing-masing kelompok mencakup sekitar 10 persen keluarga di Indonesia. Desil 1 menunjukkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen terbawah, sedangkan Desil 10 merupakan kelompok 10 persen teratas.
Penentuan desil tidak hanya didasarkan pada jumlah penghasilan. Sejumlah kondisi sosial ekonomi turut diperhitungkan, seperti pekerjaan, pendidikan, kondisi tempat tinggal, daya listrik, serta kepemilikan aset. Karena itu, nominal penghasilan saja tidak dapat digunakan untuk menentukan seseorang berada pada desil tertentu.
Cara Cek Desil DTSEN Secara Online
Pengecekan status DTSEN dapat dilakukan melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos. Masyarakat cukup menyiapkan NIK yang tercantum pada KTP dan mengikuti beberapa langkah berikut.
Buka laman resmi Cek Bansos Kemensos.
Masukkan NIK 16 digit sesuai yang tertera pada KTP.
Masukkan huruf kode atau captcha yang muncul pada halaman.
Jika kode terlihat kurang jelas, gunakan tombol refresh untuk mendapatkan kode baru.
Pastikan NIK dan kode sudah dimasukkan dengan benar.
Klik tombol CARI DATA.
Tunggu sampai sistem menampilkan hasil pencarian.
Periksa informasi yang muncul, termasuk keterangan desil dan data terkait status penerima manfaat apabila tersedia.
Laman resmi Cek Bansos menyebutkan bahwa sumber data yang digunakan adalah DTSEN. Sistem juga menjelaskan bahwa desil merupakan kelompok kesejahteraan yang dihitung berdasarkan berbagai variabel sosial ekonomi.
Apakah Cek DTSEN Bisa Dilakukan Lewat HP?
Bisa. Cek status DTSEN online dapat dilakukan menggunakan HP, tablet, maupun komputer selama perangkat terhubung dengan internet. Masyarakat tidak harus datang langsung ke kantor Kemensos hanya untuk melihat informasi yang tersedia pada layanan Cek Bansos.
Selain melalui situs, pengecekan juga dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos. Pengguna dapat mengakses layanan tersebut setelah memasang aplikasi dan mengikuti proses yang tersedia di dalamnya.
Arti Desil 1 sampai 10 pada DTSEN
Setelah melakukan pencarian, masyarakat mungkin menemukan angka desil pada hasil data. Angka tersebut menunjukkan posisi relatif keluarga dalam pemeringkatan kesejahteraan berdasarkan data sosial ekonomi.
Desil 1: kelompok 10 persen dengan tingkat kesejahteraan terbawah.
Desil 2: kelompok 10 persen berikutnya.
Desil 3: kelompok berikutnya dalam pemeringkatan kesejahteraan.
Desil 4: termasuk dalam 40 persen kelompok kesejahteraan terbawah.
Desil 5: berada di kelompok tengah.
Desil 6: berada di atas kelompok tengah.
Desil 7: termasuk kelompok kesejahteraan yang lebih tinggi.
Desil 8: berada pada kelompok kesejahteraan tinggi.
Desil 9: termasuk kelompok dengan peringkat kesejahteraan tinggi.
Desil 10: kelompok 10 persen dengan peringkat kesejahteraan tertinggi.
Perlu diperhatikan, desil merupakan peringkat relatif, bukan batas penghasilan tertentu. BPS menjelaskan bahwa tidak ada ketentuan penghasilan tertentu yang secara otomatis membuat sebuah keluarga masuk ke desil tertentu.
Desil DTSEN untuk Menentukan Penerima Bansos
Informasi desil menjadi salah satu bagian yang digunakan pemerintah dalam menentukan sasaran program bantuan sosial. Berdasarkan keterangan pada laman Cek Bansos, kelompok Desil 1 sampai Desil 4 dapat diusulkan sebagai penerima bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako. Sementara itu, Desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK.
Namun, masyarakat tidak sebaiknya menganggap angka desil sebagai jaminan otomatis akan menerima bantuan. Status penerima manfaat tetap mengikuti ketentuan dan proses penetapan program yang berlaku.
Bagaimana Jika Data DTSEN Tidak Sesuai?
Jika hasil pengecekan menunjukkan data atau desil yang dirasa tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan pemutakhiran data.
Laman resmi Cek Bansos menyebutkan bahwa perubahan data dapat disampaikan melalui desa atau kelurahan dan dinas sosial, maupun melalui aplikasi Cek Bansos dengan memberikan data sesuai kondisi nyata. Setelah itu, data akan diproses untuk dilakukan penghitungan ulang oleh BPS secara berkala.
Desil juga bersifat dinamis. Artinya, posisi desil seseorang dapat berubah ketika terdapat pemutakhiran data atau perubahan kondisi sosial ekonomi yang tercatat dalam sistem.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Cek DTSEN
Sebelum melakukan pengecekan, pastikan NIK yang dimasukkan merupakan NIK 16 digit sesuai KTP. Jangan membagikan NIK kepada situs atau pihak yang tidak jelas karena data kependudukan termasuk informasi pribadi.
Masyarakat juga disarankan menggunakan laman resmi pemerintah untuk menghindari informasi yang tidak akurat. Untuk pengecekan melalui situs, gunakan layanan resmi Cek Bansos Kemensos dan periksa alamat situs sebelum memasukkan data pribadi.