Menteri ESDM Siapkan Lima Calon Kepala SKK Migas

Calon dari internal maupun eksternal SKK Migas memiliki peluang yang sama
Aria W. Yudhistira
4 November 2014, 14:54
Katadata
KATADATA
Pemerintah segera mencari Kepala SKK Migas yang baru.

KATADATA ? Menteri ESDM Sudirman Said telah menyerahkan lima nama calon Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas). Kelima calon tersebut berasal dari internal dan eksternal lembaga yang sebelumnya bernama BP Migas tersebut.

?Menteri ESDM telah sampaikan surat kepada Komisi Pengawas nama-nama calon yang perlu pendalaman,? kata dia di kantor Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (4/11).

Komisi Pengawas SKK Migas diketuai oleh Menteri ESDM yang beranggotakan Wakil menteri ESDM, Wakil Menteri keuangan, dan Kepala badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

?Sekarang komisi sedang lakukan itu (verifikasi nama-nama calon). Mudah-mudahan dalam waktu dekat selesai,? kata Sudirman. (Baca: Dinilai Berkinerja Buruk, Dirjen Migas Dilengserkan)

Advertisement

Selanjutnya, nama-nama calon tersebut akan diserahkan Menteri ESDM kepada Presiden. ?Kita tunggu Komite Pengawas rekomendasikan nama. Mudah-mudahan dalam satu sampai dua pekan sudah ada,? ucapnya.

Sudirman enggan menyebut siapa saja kelima nama tersebut. Menurutnya, calon dari internal dan eksternal memiliki peluang yang sama.

?Eksternal punya perspektif di sektor migas dan nggak punya beban psikologis. Internal punya kekuatan pahami betul kekuatan internal. Kami akan sampaikan dua-duanya,? paparnya.

Sementara itu, di tempat yang sama Plt. Kepala SKK Migas Johannes Widjanarko juga tidak mau mengomentari penggantian Kepala SKK Migas. Dia mengaku tidak tahu apapun mengenai proses tersebut. ?Saya tidak tahu,? ucapnya.

SKK Migas merupakan lembaga baru yang dibentuk pemerintah sebagai pengganti BP Migas yang dibubarkan Mahkamah Konstitusi pada akhir 2012. SKK Migas merupakan representasi pemerintah dalam pengelolaan sektor hulu migas.

Baik BP Migas maupun SKK Migas menjadi sorotan lantaran dianggap melakukan banyak penyelewengan dan dikaitkan dengan aktivitas ?mafia migas?. Terlebih Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 13 Agustus 2013. 

Reporter: Arnold Sirait
    News Alert

    Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

    Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
    Video Pilihan

    Artikel Terkait