Waspada Klaster Corona dari Kegiatan Keagamaan

Peserta acara keagamaan banyak yang tidak mematuhi protokol kesehatan 3M sehingga rentan tertular Covid-19.
Dimas Jarot Bayu
4 Desember 2020, 13:06

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyebut sejumlah kegiatan agama telah memunculkan klaster baru virus corona. Hal tersebut terjadi lantaran peserta yang hadir tak mematuhi protokol kesehatan 3M, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Ketua Bidang Data dan Teknologi Satgas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan, klaster kegiatan keagamaan pertama kali muncul dari acara sidang GPIB Sinode di Bogor, Jawa Barat yang diselenggarakan pada 26-29 Februari. Dari acara tersebut, muncul 24 kasus yang tersebar di lima provinsi, yakni lima kasus di Lampung, satu kasus di Kalimantan barat, enam kasus di Kalimantan Timur, dua kasus di Kalimantan Tengah, dan 10 kasus di Nusa Tenggara Barat.

Pada Maret 2020, klaster corona muncul dari kegiatan keagamaan yang digelar Gereja Bethel di Lembang, Bandung, Jawa Barat. Ketika itu, sebanyak 226 orang terinfeksi corona. “Banyaknya kasus yang terjadi karena pendeta berjabat tangan dengan jemaat, sehingga infection rate mencapai 35%,” kata Dewi dalam diskusi virtual, Rabu (25/11).

Selanjutnya, muncul klaster dari kegiatan Ijtima Ulama Dunia 2020 Zona Asia di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada 19-22 Maret 2020. Dari acara tersebut, terdapat 1.248 orang yang terinfeksi corona di 20 provinsi. Sebanyak 27 orang pun dinyatakan meninggal dunia.

Klaster corona juga muncul dari kerumunan saat acara peringatan Maulid Nabi di Tebet, Jakarta pada 13 November 2020. Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Budi Hidayat mengatakan, acara yang dihadiri pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab itu memunculkan 50 kasus positif corona.

Kemudian, kegiatan ceramah Rizieq saat peletakan baru pertama pembangunan masjid di Pondok Pesantren Agrokultural Markaz Syariat Megamendung, Bogor, Jawa Barat pada 13 November 2020 membuat 20 orang terinfeksi corona. Sementara, ada 30 kasus corona terkait dengan acara peringatan Maulid Nabi di Petamburan, Jakarta yang juga didatangi Rizieq.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan