Sentimen Lokal dan Global Tekan IHSG

Sidang pilpres di MK ikut mempengaruhi bursa namun berkurang karena tuntutan tidak didukung alat bukti yang kuat
Image title
Oleh
7 Agustus 2014, 12:13
Bursa
Agung Samosir|KATADATA
KATADATA | Agung Samosir

KATADATA ? Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penurunan yang terjadi sejak dua hari lalu. Pada perdagangan sesi I, Kamis (7/8), IHSG ditutup melemah 10,79 poin atau turun 0,21 persen ke posisi 5.047,43 dari penutupan perdagangan kemarin.

Turunnya indeks dalam beberapa hari terakhir dinilai akibat sentimen dari sejumlah faktor, baik internal maupun eksternal. Di dalam negeri, rilis data ekonomi yang di bawah ekspektasi seperti defisit neraca perdagangan semester I-2014 yang mencapai US$ 1,16 miliar. Kemudian realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal II-2014 hanya 5,12 persen di bawah ekspektasi pasar sebesar 5,2 persen.

?Kalau internalnya itu kita bisa lihat data ekonomi yang dirilis kemarin. Besaran inflasi yang masih terkontrol khususnya sepanjang bulan puasa dan lebaran. Sedangkan di neraca perdagangan kan kita negatif. Belum lagi angka GDP kita yang ternyata jauh di bawah ekspektasi,? kata Reza Priyambada, analis Trust Securities, saat dihubungi Katadata, Kamis (7/8).

Selain itu, pasar juga cenderung wait and see terhadap proses pemilihan presiden (pilpres) yang memasuki tahap baru. Kemarin, merupakan sidang perdana gugatan hasil pilpres oleh pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa di Mahkamah Agung. ?Investor menunggu hingga keputusan final pada akhir Agustus. Ini sebenarnya kekhawatiran baru menurut saya,? kata Reza.

Dia juga menambahkan, pasar belum begitu menanggapi nama-nama kandidat menteri yang beberapa waktu terakhir ramai diperbincangkan. Menurut dia, pasar baru akan memberikan respons jika sudah ada nama yang pasti akan menduduki posisi sebagai menteri.

Selain itu, lanjut Reza, tim transisi pemerintahan yang telah dibentuk pasangan terpilih Jokowi-JK juga belum memberikan pertimbangan atau dorongan tersendiri bagi pasar saham. ?Itu kan dibentuk untuk menyiapkan program-program bagi kabinet nanti. Hanya saja belum ada kinerjanya kan, belum terlhat,? ujarnya.

Panin Sekuritas dalam risetnya menyebutkan dari sisi eksternal, pelaku pasar masih tetap hati-hati dengan risiko geopolitik di Ukraina. Selain itu juga memperhatikan berita ekonomi dari Eropa, khususnya Italia kembali mengalami resesi setelah dalam dua kuartal mengalami pertumbuhan negatif.

Dalam analisisnya, Panin Sekuritas menilai sidang pilpres di MK turut mempengaruhi kinerja indeks karena menimbulkan kekhawatiran akibat pasangan Prabowo-Hatta menuntut pilpres ulang. Meski begitu, tekanan tersebut berkurang lantaran tuntutan tersebut tidak didukung oleh alat bukti yang kuat.

?Kami lihat ini dapat membuat rasa khawatir berkurang. Dengan demikian, IHSG menyimpan tenaga untuk naik. Dan gerakan ini terlihat jelas pada akhir perdagangan sesi kedua kemarin,? sebut Panin Sekuritas. 

Petrus Lelyemin

Reporter: Redaksi
Editor: Arsip
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait