Godok Insentif Pajak, Sri Mulyani Harap Ekonomi Kuartal IV Tumbuh 5,3%

Penulis: Desy Setyowati

Editor: Martha Ruth Thertina

10/11/2017, 14.45 WIB

"Kami mempelajari usulan tersebut dan memang sudah di dalam APBN dilakukan. Sifatnya apakah promosi menggunakan PPN akan kami lihat dari sisi aturan."

sri mulyani
Arief Kamaludin|Katadata

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membidik pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3% di kuartal IV 2017. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi secara kumulatif bisa berada di kisaran 5,1-5,17%. Untuk itu, pemerintah bakal mengupayakan agar konsumsi rumah tangga tumbuh lebih tinggi.

Menurut Sri Mulyani, caranya adalah dengan memperbaiki keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi. Maka itu, pemerintah bakal menjaga inflasi di level yang rendah, dan investasi terus tumbuh. Pemerintah juga mempertimbangkan usulan dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia soal insentif fiskal.

"Kami mempelajari usulan tersebut dan memang sudah di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dilakukan. Sifatnya dengan apakah promosi menggunakan atau memberikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) akan kami lihat dari sisi aturan," kata dia di kantornya, Jakarta, Jumat (10/11). (Baca juga: Dirjen Pajak Tanggapi Ide Pembebasan PPN untuk Genjot Minat Belanja)

Di sisi lain, Sri Mulyani berharap belanja negara juga bisa turut mendongkrak pertumbuhan ekonomi di kuartal IV. Ia berharap belanja negara tidak terkendala oleh seretnya penerimaan negara. Hingga akhir Oktober lalu, penerimaan pajak disebut-sebut baru mencapai 66% dari target.  

"Saya tetap berharap dan melihat volume total belanja yang sudah diajukan di kuartal IV ini dibandingkan tahun lalu (year on year/yoy) growth-nya positif sehingga berdampak positif ke pertumbuhan ekonomi," kata dia. (Baca juga: Ada Anomali Ekonomi, Darmin Revisi Proyeksi Pertumbuhan Jadi 5,1%)

Tren kenaikan ekspor juga diharapkan terus berlanjut sehingga mendorong ekonomi. Apalagi, harga komoditas seperti batu bara, minyak, gas, dan mineral lainnya sudah meningkat sejak Juli 2017 lalu.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan