Ditopang Alibaba, Lazada dan Tokopedia Dominasi Pasar E-Commerce 2017

Penulis: Michael Reily

Editor: Pingit Aria

28/12/2017, 09.50 WIB

Kalah dari segi kunjungan ke website, Shopee justru unggul pada layanan aplikasinya. Sementara Blibli disebut mendominasi media sosial.

Lazada e-commerce
Arief Kamaludin|KATADATA

Lazada dan Tokopedia yang sama-sama mendapat suntikan modal dari Alibaba mendominasi pasar e-commerce Indonesia sepanjang 2017. Sementara, Shopee, Blibli, dan Bukalapak menempel ketat di bawahnya.

Alibaba memang secara agresif mengembangkan kepemilikan saham di Lazada Indonesia menjadi 83% dari 51%. Lalu mengalirkan dana investasi sebesar US$ 1,1 miliar ke Tokopedia. “Keduanya mantap di posisi satu dan dua, sepanjang tahun ini,” kata Indah Mustikasari, Content Marketer iPrice dalam keterangan yang diterima Katadata.

Selain itu, iPrice Group yang mendasarkan riset mereka dengan mengumpulkan data Google Trends melihat bahwa Shopee, Blibli, dan Bukalapak bersaing memperebutkan posisi ketiga hingga lima. Selain itu, masuknya konglomerasi Salim Group dan Lotte yang meluncurkan iLotte juga turut meramaikan persaingan.

(Baca juga:  WTO Perpanjang Moratorium, Indonesia Ngotot Tarik Pajak E-Commerce)

Persaingan e-commerce memang terbilang ketat. Menurut riset Google - Temasek soal ekonomi digital di Asia Tenggara menyebut, nilai transaksi e-commerce Indonesia tahun ini mencapai US$ 10,9 miliar. Melonjak pesat sebesar 41% dibandingkan 2015 yang mencapai nilai US$ 5,5 miliar.

Kunjungan Pelanggan E-Commerce

iPrice juga melakukan analisis kunjungan per bulan e-commerce pada 2017 dengan menggunakan data Similarweb periode Januari hingga November. Kemudian, hasilnya disortir menjadi 10 besar peringkat e-commerce berdasarkan rata-rata pengunjung per bulan di setiap kuartal.

Lazada dan Tokopedia kembali berada di nomor pertama dan kedua, bersaing dengan promosi online dan fitur-fitur baru. Pendiri Alibaba Group, Jack Ma, yang resmi menjadi penasihat e-commerce Indonesia juga secara tidak langsung berpengaruh pada dominasi Lazada dan Tokopedia.

(Baca juga: Survei: Milenial Pilih Pelesir, Beli Gawai & Mobil Ketimbang Properti)

Bukalapak juga berhasil naik ke posisi ketiga pada pertengahan tahun. Menyalip Elevenia yang bertahan pada 6 bulan pertama di peringkat ketiga, namun kinerjanya melorot ke rangking 7 dan 9. "Tahun ini, Bukalapak juga mengumumkan pendanaan tambahan dan mengklaim sebagai unicorn," ujar Indah.

Blibli dan Shopee berhasil mengamankan nomor 4 dan 5 setelah 6 bulan. Blibli naik satu peringkat dari posisi ke-5 menjadi ke-4, mengisi kekosongan Elevenia. Shopee pun menyeruak masuk dari posisi 7 jadi yang kelima.

Upaya promosi besar-besaran Zalora juga patut mendapat perhatian. "Bagaimana pun, tujuan dari setiap pelaku bisnis e-commerce adalah mendapatkan pengunjung sebanyak mungkin untuk diarahkan menjadi pembeli," tutur Indah.

Grafik: 10 Daftar E-Commerce Indonesia Paling Banyak Pengunjung (Apr-Jun 2017)
10 Daftar E-Commerce Indonesia Paling Banyak Pengunjung (Apr-Jun 2017)

Aplikasi Mobile Paling Banyak Diunduh

iPrice juga mengumpulkan data AppAnnie untuk peringkat aplikasi mobile di Google Play dan Apple Store setiap minggu dari Januari hingga Desember 2017. Hasilnya, Shopee disebut sebagai aplikasi mobile terpopuler. Menurut Indah, salah satu alasannya adalah peluncuran toko online mobile antarpelanggan.

(Baca juga:  E-Commerce Masuk Daftar Lima Bidang Vokasi yang Difokuskan Pemerintah)

Lazada dan Tokopedia bersaing di nomor dua dan tiga. Untuk Android, Lazada berhasil mengungguli Tokopedia. Sebaliknya, Tokopedia jadi pemenang dalam persaingan di iOS. Bukalapak stabil pada posisi nomor 4 di kedua platform. Sementara, untuk posisi 5, Blibli, Zalora, dan JD.id bersaing ketat.

Popularitas Media Sosial

iPrice bekerja sama dengan Socialbakers untuk mengumpulkan data 5 besar e-commerce paling populer di media sosial Twitter, Facebook, dan Instagram. Di mana, berdasarkan Nielsen, rata-rata pengguna gawai di Indonesia menghabiskan waktu sebanyak 3 jam 16 menit dalam media sosial.

"Angka ini adalah peluang besar bagi para pelaku bisnis e-commerce untuk mengoptimalisasi media sosial sebagai salah satu saluran pemasaran mereka," ujar Indah.

(Baca juga: Zara, Pull&Bear Hingga Mango Diskon Sampai 80% di Grand Indonesia)

Akun Facebook dan Twitter Blibli memiliki jumlah pengikut terbanyak dibandingkan pesaing lainnya. Konten media sosial yang disuguhkan dinilai unik dan menarik dengan penyajian informatif dan edukatif, tidak hanya tentang produk. Selain itu, iPrice mengungkapkan respons interaksi pengelola Facebook Blibli cepat tanggap, hanya dalam waktu beberapa menit saja.

Namun, Hijup berhasil menjadi primadona di Instagram. Mengedepankan produk busana, Instagram menjadi tempat yang tepat. "Sangat penting bagi Hijup untuk menyuguhkan visual yang menarik di media sosial," kata Indah.

 

Reporter: Michael Reily

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan