Pertamina Prediksi Penyaluran Avtur Naik 4% Selama Musim Haji

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Safrezi Fitra

19/7/2018, 16.55 WIB

"Bulan Juli 2018 ini, kami prediksi penyaluran avtur naik 3,2% dari rata-rata normal. Agustus 2018 nanti kami prediksi naik 3,9%," kata Dian

PENGURANGAN KUOTA IMPOR AVTUR
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Truk pengangkut avtur bersiap melakukan pengisian bahan bakar pada pesawat salah satu maskapai di Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (11/3). PT Pertamina (Persero) mendorong percepatan produksi avtur dari Kilang Balongan menjadi sebesar 1.900 kiloliter per hari pada 2017, sehingga impor bahan bakar pesawat terbang itu diharapkan dapat berkurang hingga 60 persen.

PT Pertamina (Persero) memprediksi penyaluran bahan bakar pesawat avtur pada periode Juli-September 2018 sebesar 4% atau menjadi 6.516 kilo liter (KL) per hari dibandingkan rata-rata kondisi normal. Penyebabnya, pada rentang waktu tersebut, akan dilaksanakan ibadah haji.

"Bulan Juli 2018 ini, kami prediksi penyaluran avtur naik 3,2% dari rata-rata normal. Agustus 2018 nanti kami prediksi naik 3,9%," kata Manager Communication dan CSR Unit Pertamina MOR III Dian Hapsari Firasati seperti dikutip keterangan resmi pada Kamis (19/7).

Dia mengatakan kenaikan konsumsi tertinggi diprediksi akan terjadi saat kepulangan jamaah pada September 2018. Pada periode tersebut akan ada kenaikan penyaluran avtur sebanyak 5,4% dibandingkan yang biasa terjadi pada hari normal.

(Baca: Menhub Akan Minta Pertamina Turunkan Harga Avtur)

Dian menambahkan, prediksi kenaikan penyaluran avtur tahun ini akan lebih tinggi dibandingkan musim haji tahun lalu. "Jika dibandingkan musim haji tahun lalu, tahun ini diprediksi naik 1,06% atau naik sekitar 348 KL," ujarnya.

Kenaikan penyaluran tahun ini akan terjadi seiring dengan meningkatnya jumlah penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta sebanyak 63 kloter. Sementara penerbangan saat kepulangan jamaah dari Bandara Saudi Arabia sebanyak 103 kloter.

Salah satu upaya yang dilakukan Pertamina adalah mempersiapkan seluruh sarana dan fasilitas yang ada dan mengoptimalkan stok avtur di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta. (Baca: Pertamina Bangun Depot Pengisian Avtur di Bandara Kertajati)

"Kami juga memastikan, kesiapan supply dari tanker termasuk kedatangan kapal yang tepat waktu. Dan tentu saja kesiapan man power dan supply juga kami perhatikan," ujar Dian.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan