Belum Dapat Donasi, Sandiaga Kembali Jual Saham Saratoga Rp 64 Miliar

Penulis: Happy Fajrian

14/12/2018, 13.17 WIB

Total saham yang dijual Sandiaga Uno selama hampir tiga bulan masa kampanye mencapai Rp 567,33 miliar.

Sandiaga
ANTARA FOTO/Atika Fauziyyah

Calon wakil presiden nomor urut dua, Sandiaga Salahuddin Uno kembali menjual saham miliknya di PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG). Sandiaga, yang sebelumnya secara terbuka mengakui penjualan saham Saratoga untuk membiayai kampanye, kali ini menjual 17,05 juta unit sahamnya senilai Rp 64,38 miliar.

Menurut keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (13/12), Sandiaga menjual 17,05 juta sahamnya tersebut dalam tiga tahap, pertama pada 6 Desember 2018 sebanyak 7 juta saham, 7 Desember sebanyak 5 juta saham, dan 11 Desember sebanyak 5,05 juta saham.

Seluruh saham tersebut dijual pada harga Rp 3.776 per lembar. Sehingga total dana yang diraih Sandiaga melalui penjualan ini mencapai Rp 64,38 miliar. Dengan penjualan ini, saham Sandiaga di Saratoga tersisa 613,76 juta saham atau 22,62% dari saham Saratoga.

(Baca juga: Sandiaga Punya Resep Pendanaan Infrastruktur Dasar Tanpa Utang)

Sebelumnya, Sandiaga telah sembilan kali menjual sahamnya di Saratoga, dengan total saham yang dijual berjumlah 133,3 juta saham senilai Rp 502,95 miliar. Dengan demikian, jumlah saham yang telah dijual Sandiaga selama lebih kurang dua setengah bulan masa kampanye mencapai 150,35 juta saham, dengan total mencapai Rp 567,33 miliar.

Sandiaga sebelumnya menyatakan bahwa pihaknya belum menerima donasi untuk membiayai kampanye pemilihan presiden. Dia pun enggan menjawab pertanyaan terkait berapa biaya kampanye yang dibutuhkannya tiap bulan. "Bendahara menyampaikan kebutuhan dana kampanye, dan itu yang akan saya penuhi. Saya harus all out, menjual saham yang saya miliki untuk membiayai kampanye, karena sampai saat ini belum ada donasi," pernyataan Sandiaga beberapa waktu lalu.

Penjualan saham Saratoga oleh Sandiaga sedikit memengaruhi pergerakan harga sahamnya di BEI. Saham perusahaan berkode emiten SRTG ini sepanjang Desember mengalami penurunan, yaitu dari Rp 4.000 per saham pada awal Desember ini, turun menjadi Rp 3.680 per saham pada penutupan bursa kemarin, Kamis (13/12).

Ketika Sandiaga mulai melakukan penjualan yaitu pada 2 Oktober 2018, saham SRTG diperdagangkan pada level Rp 4.190, dan sejak itu pergerakan harga saham SRTG cenderung fluktuatif dalam rentang Rp 4.250 per saham hingga paling rendah Rp 3.630 per saham.

(Baca lagi: Dua Bulan Kampanye, Sandiaga Sudah Jual Saham Saratoga Rp500 Miliar)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha